Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Puisi • Oleh: Sitiani

Permohonan di Bawah Hujan

Langit kala itu ditabur hujanSarat dengan kesunyianSore semakin menyesakkankuPada sebuah getar kata, getar makna di setiap aksarakuSajak-sajak itu lantas mengalir di pikirankuKu tulis sajak itu sejak matahari masih gagah menyinari bumi, lalu kemudian hujan datang menepis sepiMeleburkan jarak diri yang jauh dalam heningPikiran ini melayang jauh...
26 Oct 2024 558 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Sitiani

Terima Kasih

Pada diri ini aku berterima kasihUntuk segala asa yang telah digapaiWalau harus menerima perihWalau harus terpukul dan berkali-kali terjatuhTetapi, aku bisa melewatinya, melewati setiap rentang waktu yang kadang kala tak berteman dengan baikTerima kasih untuk diri ini yang telah mampu membuat kenangan indah pada setiap perjalanan waktu yang telah...
26 Oct 2024 595 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Selvy Fitria Amanda

A4

Izinkan seseorang berpuisiDi alam bebas yang tak bisa dimilikiIzinkan seseorang berpuisidi bentala yang tak abadi iniSetiap bait-perbaitSetiap kata-perkataDan setiap kalimat yang dituliskan dalam puisiMengembalikan kepercayaan diriAsmaralokaasmara terlukaTerluka karena asmaraatau asmara yang membuat terlukaAksa, jauh seperti harapanHarapan semu...
26 Oct 2024 529 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Aisya Nabilla Putri

Manusia dalam Bayang-bayang Kota

Terik matahari jam dua siang yang membakar kulit merupakan waktu yang paling dihindari oleh banyak orang. Di dekat trotoar di depan stasiun kereta, berdiri seorang laki-laki kurus dengan tubuh yang kaku, tetapi beberapa saat kemudian tubuhnya bergetar karena melawan panasnya matahari. Laki-laki itu adalah Patra, laki-laki tua buta...
08 Oct 2024 2240 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Fadilla Putri Wahyuni

Salah Siapa?

Di rel sunyi berbisik angin Langkah terakhir tertinggal di ujung jalan Bayang-bayang terlukis di langit kelam Sosoknya kini hanya kenangan Kereta berlalu, tanpa ampun Menghancurkan mimpi yang tak terselamatkan Anak itu menjerit, menyayat hati Memanggil mama yang diseret pergi Jeritannya yang tak terdengar di balik...
02 Oct 2024 399 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Naufal Hanif

Lekas Temu

Senja di ujung hariDi batas langit senja terlukis,Langit merah jingga yang manis,Cahaya mentari perlahan terkikis,Membawa kedamaian di hati yang tertulis.Burung-burung terbang menuju sarang,Di atas angin yang lembut berbisik tenang,Senja menyapa, terang benderang,Menyudahi hari dengan harapan terbilang.Rindu di Tengah MalamDalam hening malam aku...
17 Sep 2024 865 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Alfin Syahrin

Pustaka Tua

Melewati jalan rusak ini Menuju ke kehidupan Sang pembuka dunia Kehidupan tua Berlalat Berjaring laba-laba Begitu kurus Tidak terurus Sangat buruk Berbau busuk Kubuka pintu Langsung diserang Kusiapkan alat perang Kususun buku Kumenangkan pertandingan Lega rasanya Mengembalikan...
11 Aug 2024 479 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Alfin Syahrin

Negeri Tikus

Para tikus berkuasa di bawah tanah berpesta menguasai seluruh lubang tanah harta mereka berhamburan di mana-mana Entah dari mana harta didapat para tikus tak pernah kenyang mereka tetap rakus Hingga perut meletus Hewan lain sengsara para tikus tertawa pemburu hama tidak bisa menangkap mala mereka...
11 Aug 2024 598 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Desrifani Erza

Mengurai Keindahan Laut

Di samudra biru yang luas terbentang, Keajaiban alam terkuak dalam gemerlapnya. Ombak yang mengalun bak tarian lembut, Membawa pesan-pesan dari jauh di dalam lautan. Lautan yang dalam menyimpan misteri, Seperti lembaran-lembaran cerita yang tersembunyi. Terumbu karang menghiasi dasarnya, Menjadi rumah bagi beragam...
26 Jul 2024 1269 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Pradika Alim Zulemil

Asa Nan Anitya

Di tenggelam dalam lautan, kenapa Percikan api kembali fatamorgana. Seolah tiada hal yang nyata, Inilah kisah yang akan jadi makna Tatkala ada menyelimuti jiwa. Percayalah iyanya sementara Jamu seadanya Jangan berikan ia tinggal lebih lama Sungguh hal di bumi adalah anitya Sehingga jangan berharap pada amerta Sinar...
26 Jul 2024 335 hits Baca Selengkapnya →