Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Cerpen • Oleh: Wiliam Gopal

Buka Mata kamu, Jason!

Pagi yang cerah di halaman SD Negeri Merdeka. Pembagian rapor semesteran kini telah tiba. terdapat dua sahabat karib, Jason si anak pintar dan Andra si anak cerdas, berdiri di antara kerumunan anak-anak yang bersorak gembira.Setiap semester, Andra selalu menjadi sang bintang kelas, sang juara pertama. Jason? Tak pernah masuk 10 besar. Bagi Jason,...
20 Feb 2026 118 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Nurauffa Febrianti

Hidup

Dulu aku pikir, hebat itu kalau namanya dikenal banyak orang,harus terlihat paling sibuk, paling punya uang, bahkan paling terang.Mati-matian lari cuma buat kejar tepuk tangan semu,sampai lupa tanya sama cermin, "hei, apa kabar kamu?"Makin ke sini, lingkaran temanku radiusnya makin kecil,tak perlu ribuan kontak yang cuma bikin notifikasi kecil.Aku...
20 Feb 2026 124 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Azzahra Natasya Putri

Bunga Terwangi

Di bawah rinai hujan ku berdiriMenetap sedih akan diriDi antara layu ku tinggaliKu biarkan dirimu yang terwangiMelihatmu terkujur kaku antar sepiKu meringis mengikutiMencapai akhir ku tungguiAgar memperbolehkan diri ini ikut pergiTuhan memanggil dirimu sendiriMeninggalkan ku dalam sepiKeheningan menyakiti diri iniTolonglah bawa aku pergi dari...
15 Feb 2026 79 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Hanifa Syifa Sabrina

Halte Pukul Lima

Jam lima sore selalu terasa sama. Saya berdiri di perhentian kecil di seberang laut, di mana orang-orang kembali ke rumah dengan langkah cepat dan wajah yang tampak lelah. Setiap hari saya menunggu bus pada jam yang sama, dengan tujuan yang tidak pernah terasa terburu-buru. Pada perhentian ini, saya sering merasa berbeda, seolah-olah hidup saya...
11 Feb 2026 90 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Zahroh Salsabila Basir

Bentuk Cinta Ibu di Novel Nayla

Judul Buku : NaylaPenulis : Djenar Maesa AyuPenerbit : Gramedia Pustaka UtamaTerbit : 2005Tebal : 180 halamanHarga : Rp 65.000,00Pada novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu, terdapat sosok figur ibu yang menunjukkan rasa cinta berbeda pada anaknya. Sebagian pembaca pasti beranggapan ibu Nayla adalah ibu yang buruk. Namun, menurut penulis sosok ibu...
08 Feb 2026 98 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Paulus Eden Fernando Nehe

SECERCAH MIMPI DI BAWAH POHON MATI

Di bawah ranting kering yang tak lagi berbunga,Diriku duduk menatap langit dengan penuh tanda tanya dan harapan,Sosok yang lahir dari tanah yang retak,Tumbuh dari dinding tak bewarna dan kusam dimakan usiaMeja makan seringkali menjadi saksi ketika diriku menahan lapar,Dan sepasang sepatu yang menjadi saksi betapa beratnya perjalanan,Setiap langkah...
06 Feb 2026 168 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Fatiyatul Ahya Rusda

Detik Yang Terluka

Siapa bilang waktu tak pernah berhenti?Dalam detik yang kutumpangi,Berkali-kali ia terhentiDihantam badai.Kehilangan mengajarkannya menjadi beku,Diam tak bergerak,Seolah mengisyaratkan hatiUntuk sayatan yang akan datang.Ada saatnya ia berlari begitu cepat,Tergesa melupakan hal-halYang tak seharusnya dilupa,Mencengkeram leherAgar napas menyapa...
05 Feb 2026 88 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Ariel

Waktu yang Tidak Pernah Dibetulkan

Jam dinding di ruang tamu rumah itu selalu terlambat lima menit. Tidak pernah lebih, tidak pernah kurang. Sejak pertama kali digantung, jarumnya bergerak dengan tenang, seolah yakin bahwa ia tidak melakukan kesalahan apa pun.Semua orang di rumah tahu. Tidak ada yang menyangkal. Ibu tahu, ayah tahu, bahkan tamu yang sering datang pun akhirnya...
03 Feb 2026 100 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Khoriidah Angraini

Kenangan di kamar Hampa

Dinding suci menjadi cermin butaBilik jiwa makin hening, makin kosongJarum jam berdetik, menusuk ngeri,Sunyi menganyun, mencekik setiap sisiAda yang dicaci dari jiwa sendiri,Dari setiap pilihan yang berakhir sepiBahaya samar mengintai, dari sudut gelap hati,Ketakutan memburu, tak bisa lari.Sambil menanti Nasib, entah apa yang mendekat,Ia...
01 Feb 2026 70 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Fatuyatul Ahya Rusda

Paradoks Waktu

Waktu,,,Lingkaran yang mengembalikan segalanyaKe titik semula.Dalam ketamakannya,Ia menyimpan luka dan derita,Tawa dan air mata.Kejamnya menyatukan keduanyaTanpa aba-aba.Ia merenggut cinta dengan nyawa,Menghapus rupa dengan usia,Mengajarkan segalanyaHanya untuk merenggut segalanya.Ribuan cerita ia tawarkan,Komedi, tragedi, semuanya ia suguhkan.Oh,...
29 Jan 2026 90 hits Baca Selengkapnya →