Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Catatan Budaya • Oleh: Ninit Alfianika

Bolos

Minggat dari sekolah (bekerja dan sebagainya) tanpa alasan yang jelas atau lebih dikenal dengan istilah bolos, bukanlah tradisi baru bagi masyarakat. Tidak hanya di kalangan pelajar dan mahasiswa saja, beberapa profesi yang terikat dengan peraturan tentang kehadiran, seperti pegawai negeri dan pejabat-pejabat pemerintahan juga melakukan hal ini.Di...
25 Nov 2010 2136 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Ainul Addinna

Sisa Kabut Asa

Kusandarkan punggung pada dinginnya dinding ruangan itu. Catnya tak lagi putih, sudah kelabu bercampur kerak. Ruangan yang sungguh kecil. Hanya dua kali tiga meter dengan satu pintu ditambah satu ventilasi udara. Dengan penghuni sepuluh orang membuatku harus berpacu meraih udara. Sempit. Sungguh tak nyaman jika harus berbagi. Kadang-kadang aku...
25 Nov 2010 1592 hits Baca Selengkapnya →
Catatan Budaya • Oleh: Oleh Ainul Addinna

Mengumpat

Mengumpat dilihat dari pengertiannya menurut KBBI, berarti mengeluarkan kata-kata keji disebabkan adanya perasaan marah, kesal, atau jengkel. Kalau dahulu, orang yang sering mengumpat diindentikan dengan orang yang tidak atau kurang berpendidikan, namun pada masa sekarang orang yang notabenenya memiliki pendidikan tinggi pun tak ayal menjadikan...
24 Nov 2010 10050 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Sonya Winanda

Syair Letusan Krakatau

Judul Buku : Dahsyatnya Letusan Krakatau 1883Penulis : SuryadiPenerbit : Komunitas Penggiat Sastra PadangCetakan : I, JanuariTebal : 206 HalamanHarga : Rp50.000,-Letusan gunung api Krakatau tahun 1883 yang lampau merupakan bencana terdahsyat di Indonesia bahkan dunia. Selain berdampak besar bagi masyarakat Indonesia,...
24 Nov 2010 2118 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Arda Sani

Karya Jurnalis Abadi

Judul buku : Jernih Melihat Cermat MencatatPengarang : Marthias Dusky PandoePenerbit : PT Kompas Media UtamaCetakan : Mei 2010Tebal : 378 halamanHarga : RpOld soldier never die, they just fade way. Inilah kalimat bersayap yang pernah diucapkan Jendral Douglas Mcarthur. Sebagai seorang jendral berbintang...
24 Nov 2010 1476 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Santi Syafiana

Fakta Bercita Rasa Sastra

Judul : Trilogi Insiden: Saksi Mata; Jazz, Parfum & Insiden; Ketika Jurnalisme Dibungkam, Sastra Harus BicaraPenulis : Seno Gumira AjidarmaPenerbit : PT Bentang PustakaCetakan : 1, April 2010Tebal : 452 HalamanHarga : Rp74.000,-Pergantian orde baru ke era reformasi tak tanggung-tanggung mengubah hampir semua...
24 Nov 2010 1376 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Diana Besni

Kepala yang Terbodoh

Goresan demi goresanKau toreh di atasPuluhan kepalaTanpa putus pandang padamuBola mata mereka yang seakan tak kenal kedipDiam terbodohDan penamu terus bergoyangMengucur tinta-tinta hitamPuluhan kepala tanpa putus pandangKosong melayangDan kau terus menggores penamuDengan celotehan-celotehan hitamKau terus sajaPuluhan kepala tanpa putus...
24 Nov 2010 1255 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Sajak Nuruddin Ahmad

Biarkan Aku di Sini

Biarkan aku di sini Menjadi asoka di atas tanah yang masih basahBersama kamboja yang melarangku untuk pergi Aku akan tetap di sini Menemani ibu dalam kesendiriannya Bunga rampai yang menjadi ranjangku Dan, aroma mawar yang akan menghangatkan jiwakuHatiku telah pupus di seka rasaSulit menjadi peri yang periang lagiPeri yang sedang...
24 Nov 2010 1477 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Oleh Milda Sari Hadi

Potongan Tak Besuara

Sepotong bulan tersenyum pekatmenyaksikan dua pasang kucing yang bersembunyi di balik roda-roda kematiansaling berebut tulang..Dia ingin menyapanamun segumpal daging di dadanya berontakteriak "tidak!!"Angin dingin terus bertiup dari tenggaratak menyisakan satu ruang pun untuk kehangatan..Sementara bola-bola mata yang kedinginanterus mengeong untuk...
24 Nov 2010 1222 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Rio Fitra SY

Kotak Kayu

Semula ia mengira benda itu adalah sepotong kayu belaka. Sepotong kayu yang entah digunakan untuk apa. Barangkali hanya sebagai alas ketika memotong ikan dan daging hasil perburuan. Sebuah benda berbentuk persegi setebal paha yang pada salah satu sisinya dijepit oleh sebongkah benda kecil tapi keras, sekeras batu. Sehingga benda persegi itu tak...
24 Nov 2010 3490 hits Baca Selengkapnya →