Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Puisi • Oleh: Asri Junita Putri

Melipat kenangan

ku ingin melipat kenangan dengan baikdan sisip pada lembaran buku yang disusun apik.Tentang bagaimana kau tersenyum,tentang bagaimana caramu membuatku tertawa,tentang caraku bercerita, dan tentang caramu mendengar.Seperti kopi suguhan pertamaku yang pahit, namun kau berdusta mencecap manis, dan aku larutdalam tipu daya.Seperti pertemuan pertama...
29 Nov 2025 115 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Qobin Reyhanda Majid

Pemuja Altar

Kita berkendara di jalan sepiMenelan malam dan semua janji yang tersisaAku adalah cahaya kecilYang perlahan larut di bayanganmuKau adalah altarAku adalah dupa yang membaraSebelum akhirnya menjadi abu yang kau lupaTanpa sesal, tanpa doa, tanpa namaKau adalah gelap yang ku rinduNama yang ku genggam hingga cahaya redupDan dalam selimut malam yang...
28 Nov 2025 119 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Salsa Nabila

Cahaya di Ujung Jalan

Tak perlu takut pada gelap malamSebab bintang lahir dari kegelapanTak perlu gentar pada langkah tertatihSebab puncak tinggi butuh pendakianTerkadang jalan terasa panjangTerkadang angin menerpa bak sembilu tajamTetapi ingat, tak ada ombak yang abadiTak ada badai yang tak berhentiTeruslah maju meski perlahanSebab tak ada usaha yang mengkhianati...
25 Nov 2025 120 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Viona Rosalian

Kehidupan yang Tak Terjawab

Ayam berkokok, matahari perlahan menampakkan wajahnyaPagi datang lagi membawa embun yang masih terasa samaKaki kembali melangkah dengan harapan yang tidak pernah sirnaHari ini, lagi dan lagi tidak ada yang berbedaPikiran kembali berkelana tanpa bisa berhentiSebenarnya apa yang dicari?Di tengah kehidupan yang semakin terasa sunyiPerasaan menggebu...
20 Nov 2025 1604 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Venty Zulia Wati

Rasa yang Hampa

Di sudut kota yang ramai,aku melihat merekaanak-anak kecil di antara banyaknya kendaraan,menyodorkan bekas plastik makanan lusuh dengan sedikit memaksayang tak pernah disapa.Mereka hidup dari lampu merah ke lampu merah,menukar masa kecilnyadengan recehan dan senyum terpaksa.Namun, di balik pakaian lusuh dan wajah lesunya,ada tawa yang...
17 Nov 2025 150 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Aura Syaflian Haafira

Bundaran Ternak

Mencekik hisapan darah mengalirTaburan melati menyerbakMenelusuri ruang cahaya bergemilauHancur melebur tersisihkan.Susun bertingkat berkemilau rayaMata terbilalak memandangPuas? wahai baginda raja tampanKemenangan mana lagi?Berantakan bak teka-tekiTersusun bagaikan babak penyelesaianLogika.Otak bertarung.Babak penyisihan terungkapTak berarti...
15 Nov 2025 172 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Nafidza Sadrina

Sandiwara Kekuasaan

Oligarki kini tak lagi bersembunyi.Dulu mereka menutupi wajah dengan topeng demokrasi.Tapi kini mereka menari di atas panggung kekuasaan tanpa malu, tanpa dosa.Mereka bersulang di atas penderitaan rakyat.Menyelamatkan nafsu bukan bangsa.Miris... Mereka lupa siapa yang mengangkat mereka ke singgasana itu.Lupa bahwa kursi empuk yang mereka duduki...
14 Nov 2025 151 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Zahroh Salsabila Basir

Muda-Mudi Ibu Pertiwi

Kita bersumpah mamahDarah nan tumpahAir bersibak tanahKami satu nusa, katanya?Badan satu, merajut asa, tak nyataDiksi indah hanyalah lilin di istana merahYang padam kala angin pragmatisme menampar wajahTanah air satu, katanya megahTerus-tergerus oleh segelintir darahSumpah itu pilar, atau hanya puisi barbar?"Bangkitlah", gonggong cacing bersuara...
28 Oct 2025 203 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Zahroh Salsabila Basir

Beruntung atau Buntung

Ku peluk malamKu berbisik pada TuhanBerikan ku purnama di kala siangKu lempar siangKu berbisik pada TuhanBerikan ku mentari di waktu malamKu sogok ia dengan kain corak ka'bahKosong-kosong Ku hitung masaKu tendang kuyang, ku pakai selendangKu sembunyikan pemberianKu rayu empunyaKu goda ia, ku turuti ia, ku layani iaKu keluar kan cahaya...
27 Oct 2025 245 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Aisyah

Dua Nama di Ujung Doaku

Aku tumbuh dari peluh dan sabar kalian,Dari tangan yang tak pernah berhenti menuntun.Meski langkahku sering goyah di jalan waktu.Ayah, Ibu,Setiap napas kalian adalah kitab yang kubacaTentang arti ikhlas dan sabar tanpa jeda,Tentang cinta yang tak pernah menagih balasan.Aku berjanji suatu hari,Kalian tersenyum bukan karena sabar.Tetapi karena hasil...
22 Oct 2025 305 hits Baca Selengkapnya →