Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Puisi • Oleh: Muhammad Agus Saputra

Karnamu Aku Hidup

Hamparan tanah mengebu-abuSudah lama aku terseduKarna haraku semakin membisuDinginmu membuatku semakin paduSekarang ?Melihatku kamu seganNtah kulit semakin gersangHimpitan lalu kembali datangButiran debu yang terbayang Menahan luka tak tentu arahJika aku membungkus debuHarapan baru dubawa kemanaAku butuh rintikan...
13 Aug 2017 1204 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Hega Dwi Dian Dola

Bumi

Aku termenung memikirkan jalar bergerakMengarungi sungai menangkap ikanSeakan ikan di sungai akan bergilir mendapat jatah keambanganSiasat sepi mengarungi jiwaTidak terbayang elok rupa sang kasihAku menjerit kesepian Mengaung di keabadian jiwaMenggema pengoyakan nuraniMenjerit dengan luka memori jiwaMembayangkan itu membuat jiwa tak paham...
12 Aug 2017 1035 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Finny Rahmatania

Ikatlah Asa

Dari dulu hingga sekarang kau selalu mengupat dan mendedam di tiap kesunyian yang melandaSeolah-olah hanya kau yang dibalut kesengsaran semata disaat kau selalu menyalahkan asa yang datangMasih pantaskah kau mengupat di saat yang lain berusaha untuk menutupi penat nan lekat?Sempatkah terlintas di benakmu akan kehidupan yang datang sebagai...
12 Aug 2017 781 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Dwi Agustini

Ikhlas

"Kak, sampai kapan Ina harus menunggu? Kakak tahu bahwa Bang Ilham akan kembali ke Kalimantan dalam minggu ini. Ina harus memberikan kepastian kak," berlinangan air mata Ina mengatakan hal tersebut kepada Risa, kakak kandungnya.Ina pun sebenarnya berat melepas kata itu keluar, tapi Ina tak bisa berlama-lama mananti kepastian pernikahannya...
12 Aug 2017 1541 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Deby Purnama Sari

Ilusi

Kali ini aku berada di tepi sepi

Menghanyutkan jiwaku yang luruh hati

Mendapatkan diri tak kunjung mati

Hanya bertemankan ilusi

lalu kau datang membuncah diri

Dengan iringan tawa geli

Sungguh aku tak mengerti

Jika iya tolong karungi

Bagian yang hilang dari hatiku selama ini.

10 Aug 2017 931 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Irza Ade Suarni

Jalan Buntu

Jalan buntuSendiriku mencari arah yang tentuUntuk menghentikan tangis di dalam kalbuTapi tak bertemuHanya derasnya hujan yang mengangguSemuanya berlari tak menentuItu ambiguIngin kuhancurkan semua rinduTapi dayaku tak mampuSeiring dengan berputarnya waktuKutemukan sebuah pintuYang membuatku membuang tisuDan ternyata itu adalah...
10 Aug 2017 825 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Niswasani

Sahabat Malam

Kala malam mengundangmuMatamu yang terpejam terbangunSaat kegelapan malam berhawa dingin, hening mencumbui malamKau pergi dengan sahabat malammuBagaikan akar yang harus ada pada tumbuhanTerkadang kami cemburu Ayah Engkau selalu bersamanyaTapi belum sempat terucapkanTiba mataku tersentuhOleh hentakan kaki yang begitu pelanSeperti jalannya...
10 Aug 2017 787 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Nora Agus Lestari*

Aku Karmamu

Aku masih menatap matamu yang tertutup. Aku telusuri kulit wajahmu yang berwarna sawo matang itu. Aku lalu membelai rambutmu yang kasar dan lebat. Entah mengapa aku menyukai rambutmu yang telah ditumbuhi oleh beberapa helai uban itu. Satu hal lagi, aku tidak akan pernah bosan seperti itu. Kumis dan jambangmu juga membuatku terpesona....
23 May 2017 2808 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Fanila Insani

Hanya Payau

Jauh sekali jarak yang kaurentang kekasihTertatih aku berjalan, mengejar pemandangan dan fantasiPengembaraan ini memisahkan mimpi dan doa yang kurangkai dalam harapSaat kureguk mereka dalam waktu bersamaan, hanya payauSaat aku sampai di pengujung senja, kupahat warnamu pada merekaAgar senantiasa dapat kueja berulang-ulangPada takdir dan maut...
02 Sep 2015 1542 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Arif Hidayatullah

Ada Pesan di Balik Kaca

Ada wajah di balik kotak berlapis kaca. Muram, menatap lengkungan andromeda berdebu tebal.Melukis aksara dengan jari tergontai, pada kaca beruap bekas cumbuan debu. Ada pesan di balik kaca. Di kejauhan merenung pada kehidupan. Debu di lengkungan atas yang masih berkompromi betah, membalut wajah di balik kotak berlapis kaca. Ia berbicara, ada...
02 Sep 2015 1648 hits Baca Selengkapnya →