Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Puisi • Oleh: Julia Fitri

Si Dungu

Kau lambai melambai di tepi jalanTanganmu seakan tak beraturanDiterpa panas, angin, hingga hujanTapi kau tetap bertahanKokoh tegap memang berdirimuTanpa ada lelah, kau tetap bersemuTak ada gundah, kau tak pernah jemuYa, kau memang si dunguKadang ke kiri kadang ke kananBeragam rupa warnamu di tepi jalanSenyum ramah pun tampak serupa sepadanNamun,...
09 Mar 2019 944 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Shobrina Shifa Auliyah

Tuan dan Tamu Kecil

"Apa yang sedang mereka tangisi, Tuanku?""Penyesalan." Apa yang mungkin disebutnya sebagai kepala ia miringkan sedikit tanda rasa ketidaktahuannya yang bercampur dengan keingintahuan. Tuan yang berdiri diam di sebelahnya hanya melihat sekilas sebelum akhirnya sepasang tangan kanan merenggut kepala yang sedang dalam posisi miring,...
21 Feb 2019 1813 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Yanda Dewi Kurnia

Aku; Waktu yang Memikirkanmu

Pagi ini aku terbangun dengan riasan warna warni di langit. Aku pikir, aku telah melewati satu kelam seram. Tapi tidak, ini masih senja menjengkelkan bukan? Aku mulai menangis. Kesedihan membalut erat dan beriring sesak kurasakan di dada. Tidak pernah aku kira, Ia memberikan harapan lalu, membiarkan aku berharap, tanpa bertanggungjawab. Kali...
18 Aug 2017 2350 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Ariska Novia Mariady

Dia

Dalam dekap rindu membumbung asaKebahagiaan datang dari lubang-lubang ventilasiAfeksi sederhana yang ku dapatkanKetika pencipta menjadi diary setia dalam pengaduanKoalisi pun terciptaSederhana dan memabukkanAnimo ketenangan dirasakanAdakah yang lebih agung dari...
17 Aug 2017 1451 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Venny Sindya Fitri

Kepergian Ibu

Ku dengar suara renta bergemetar lemahSeketika ku menoleh melihat asal suaraKu lihat wajah pucatnya tersenyum rengsaSejenak ku hanya terdiam terpaku menatapnyaTersenyum menelan pahit, lidah pun keluAir mata pun tak hentinya berlomba keluar dari kurungannyaKupeluk si bungsu yang hanya terdiam tak mengertiTangan kecil nan rapuhMenggenggam...
17 Aug 2017 1224 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Yolanda Septia Putri

Sahabat Kenangan

Kicau burung seperti alunan musikIndahnya panggilan alamHingga saatnyaKepergian yang tak disangkaTanpa meninggalkan jejakLangit biru yang berubah menjadi jinggaKekuatan yang telah rapuhDisayat tercabik-cabikIngin rasanya meloncat ke dalam lembah dalam Rerumputan yang merindukan hujan Bergegas Air yang kurindukanDi dalam semesta sendiri...
16 Aug 2017 1096 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Yatri Utami

Dengar

Aku pura-pura tuli

Mataku sayulalu layu

Aku tak bisu Mulutku dijahit

sebab celotehmu

Kalakian

Kabut itu membuat buta

Sembaran angin menyapa kulit

Rasam

Bergetar hatiku mendengar namamu

Dan seketika duniaku menjadi kelam

15 Aug 2017 1729 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Akbar Wahyu

Senja yang Berbeda

Sore ini tidak seperti sore sebelumnya Dari jauh untaian warna jingga menari-nari Namun tarian berbeda yang diperlihatkanKucoba menyapa pemilik jinggaHanya kebisuan yang kudapat Kutanyakan kepada ombak yang sedari tadi bermain kejar-kejaran Apa yang mengganggu pemilik jingga? Ombak menjawab dengan gelengan kecil Pemilik...
14 Aug 2017 1255 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Rahmah

Dalam Duka Cinta Berdoa

SamarSayup sinar ujung mataBelakang yang gelapMasih kutatapDepanku tanah terangSi kecil main berlariSinar samar kejar mengejarApa di depan?Keindahan atau malapetaka?Di sini terpaku, setengah berdiriBelum mengerti tetap menggaliInilah duniakuCinta dan sayang berlaluHidup, itulah mestinyaKehampaan, bisuMengalir bagai airAwal hari mulai...
14 Aug 2017 965 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Monalisa

Hampa

Sendiri tanpa sang rembulan Menatap iri tarian malamBerjejer di sepanjang jalanTerdiam sepi menatap kerlap-kerlip lampu malamHingga pagi menyingkap temaranNamun hati masih tetap geramMenatap sunyi tepian harapanMenolak gelap yang semakin kelamMengharu biru dalam kebingunganTentang guliran detik yang berlalu kejamMenyebar racun...
13 Aug 2017 1079 hits Baca Selengkapnya →