Ruang Serba Guna (RSG) Fakultas Teknik (FT) menjadi ruangan paling bersejarah untuk: Prof. Ali Amran, M.Pd, M.A, Ph.D dan Prof. Dr. Jufrizal. M, Hum. Dua orang dosen, masing-masing dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dan Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) ini telah menambah daftar Guru Besar yang dimiliki UNP. Dalam acara seremonial pengukuhan pada Selasa (15/1) lalu, Prof. Ali Amran, M.Pd, M.A, Ph.D dan Prof. Dr. Jufrizal. M, Hum menjadi Guru Besar pertama yang dikukuhkan di tahun 2013.
Saat diwawancarai, Prof. Dr. Jufrizal. M, Hum yang merupakan Guru Besar di bidang Atropological Linguistics menjelaskan guru besar merupakan jabatan fungsional yang proses pengangkatannya sama dengan kenaikan pangkat. Mulai dari bidang pengajaran, penelitian, karya ilmiah dan unsur penunjang tridharma perguruan tinggi. "Jadi sebagai calon guru besar ia diharapkan memenuhi empat syarat diatas," katanya, Jumat (15/2). Disamping mampu mengumpulkan kredit poin paling sedikit 850 dan paling banyak 1050.
Saat ini, ia menuturkan bahwa ketersediaan Guru Besar di UNP masih tergolong sedikit. Kurang lebih 47 orang yang telah dikukuhkan. Pengukuhan guru besar di UNP rata-rata dua orang pertahun. Hal ini dikarenakan UNP belum mengatur hal tersebut. Disini suasana dan nuansa akademis belum cukup terbentuk dibanding dengan universitas lain. "Pengukuhan Guru Besar tergantung pada kemauan, tekad dan bakat", tambahnya.
Untuk itu, ia menghimbau para guru besar untuk membangun dan mengembangkan suasana akademis. Suasana akademis ini diwujudkan dalam bentuk nyata berupa orasi ilmiah.
Sebagai Guru Besar di Bidang kimia Fisika, Prof. Ali Amran, M.Pd, M.A, Ph.D menjelaskan seleksi pengukuhan saat ini lebih ketat dari pada tahun sebelumnya. "Pada tahun sebelumnya jika telah menghasilkan buku terbitan UNP sudah bisa diangkat menjadi guru besar," ungkapnya, Rabu (20/2).
Selain kewajiban diatas ia menjelaskan ada juga kewajiban khusus seorang profesor yaitu menulis buku, menghasilkan karya ilmiah dan menyebarkan gagasan. Jika dilihat pengukuhan guru besar di univesitas lain tidak jauh berbeda dengan UNP. Pengukuhan guru besar di UNP dilakukan berdasarkan kesiapan dosen yang akan dikukuhkan. Tidak ada jadwal pasti mengenai pengukuhan ini. Ia juga mengaku bahwa belum menjadi tradisi di UNP untuk mewajibkan pengukuhan guru besar pada jadwal yang telah ditentukan, sementara di beberapa perguruan tinggi lain telah diwajibkan. "Harusnya semua dosen berkualifikasi Guru Besar", sambungnya, Selasa (19/2).
Komentar (0)