Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) menutup rangkaian kegiatan Ramadan di Kampus (RDK) 2026 melalui
Grand Closing Ceremony(GCC) di Masjid Al-Azhar UNP, Kamis (12/3). Kegiatan ini menjadi penutup dari berbagai agenda Ramadan yang telah dilaksanakan selama satu bulan terakhir.
Ketua Pelaksana, Bagus Restu Cahyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah berkontribusi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan Ramadan di kampus tahun ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan Ramadan di Kampus 2026, mulai dari perlombaan, tausiyah, dan berbagai kegiatan lainnya. Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat banyak kekurangan. Hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan di tahun berikutnya," ujar Bagus dalam sambutannya.
Ketua Umum UKK UNP, Muhammad Iqbal Liyandra, menekankan pentingnya kegiatan Ramadan di kampus, terutama bagi mahasiswa yang sebagian besar merupakan perantau.
"Banyak dari kita adalah mahasiswa perantau. Ketika Ramadan, kita tetap harus menjalani perkuliahan sehingga tidak bisa sepenuhnya merasakan kebersamaan seperti saat di rumah bersama keluarga. Melalui kegiatan ini, kita dapat kembali merasakan kehangatan dan kebersamaan selama Ramadan di lingkungan kampus," ungkapnya.
Ia juga berharap nilai-nilai kebaikan yang telah dibangun selama Ramadan dapat terus dilanjutkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Harapannya, kebiasaan baik yang kita lakukan selama Ramadan tidak berhenti di bulan ini saja, tetapi tetap kita lanjutkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga Ramadan benar-benar meninggalkan bekas dalam kehidupan kita," tambahnya.
Salah satu panitia kegiatan, Cakra, mengaku bahwa kegiatan Ramadan di kampus memberikan dampak positif bagi dirinya dalam meningkatkan kualitas ibadah.
"Kegiatan ini sangat baik dan memberikan perubahan dalam kehidupan saya. Saya menjadi lebih sering salat tepat waktu dan lebih fokus dalam beribadah. Semoga kegiatan Ramadan seperti mengaji dan beribadah ini dapat diterima dan tidak berhenti sampai di sini," katanya.
Komentar (0)