Ganto.co -Seorang aktivis mahasiswa Universitas Negeri Padang (UNP) berinisial KAZ (20) ditangkap oleh warga saat berada di rumah seorang perempuan berinisial AUH (19) di Jl. Hidayah, Dadok Tunggul Hitam, Padang, pada Minggu (29/9/2024) pukul 10.00 WIB. Kejadian ini memicu perdebatan di kalangan warga mengenai norma dan moralitas.
Kejadian bermula pada Minggu (29/9/2024) pukul 10.00, saat tetangga dekat rumah pelaku melihat sepeda motor milik KAZ sudah beberapa hari berada di rumah AUH.
"Anak saya bilang ke saya bahwa ada laki-laki yang sering ke rumah AUH bahkan sampai bermalam di sana, saya suruh saja anak saya nge-cek, mana tahu itu keluarganya, biar tidak ada salah paham antar sesama warga," ujar Syalmani (47) saat diwawancarai oleh Ganto, pada Kamis (10/10/2024).
Penggerebekan Warga
Setelah mengetuk pintu rumah, tidak ada jawaban dari dalam. Tetangga pun memberi tahu warga lain dan kembali mengetuk pintu hingga AUH membukanya. Saat itu, KAZ terlihat bersembunyi di dalam kamar.
"Saat pertama kali pintunya diketuk tidak ada jawaban, terus anak saya balik lagi menghimbau warga lain. Setelah beberapa menit, anak saya ke sana lagi dan barulah pintunya dibuka, ternyata laki-laki ini ada di dalam kamar," ungkap Syalmani.
AUH mengaku bahwa KAZ adalah sepupu temannya yang menumpang tidur.
"Katanya laki-laki itu sepupu temannya yang numpang tidur. Tapi yang membuat kami curiga, kenapa laki-laki ini bersembunyi saat pintu diketuk, pasti ada hal-hal asusila yang mereka lakukan, pakai akal sehat saja, masa ada sepasang muda-mudi tanpa hubungan darah tidur serumah tanpa orang tua, nggak mungkinnggak ada apa-apa," jelas Nau (21), seorang warga yang berada di lokasi kejadian.
Ketika ditanya berapa lama KAZ sudah bermalam, AUH dengan santai menjawab bahwa KAZ sudah beberapa hari.
"Saat ditanya sudah berapa hari laki-laki itu bermalam, dengan santainya AUH menjawab sudah beberapa hari," ucap Nau.
Menurut penuturan warga setempat, ketika ditanya apa yang dilakukan KAZ saat bermalam di rumah AUH, KAZ menjawab bahwa ia tidak melakukan perbuatan asusila apapun. Namun, setelah beberapa pukulan dari warga hingga matanya lebam dan badannya terjatuh, KAZ menangis ketika ditanya lebih lanjut.
Tuntutan Warga dan Identitas Palsu
Akhirnya, salah satu warga menyuruh kedua muda-mudi tersebut untuk menikah karena dinilai melakukan tindakan menyimpang dari agama
Komentar (0)