Terkait ketersedian koleksi perpustakaan, Asrul menuturkan akan menambah beberapa koleksi lagi, namun untuk koleksi buku cetak akan lebih sedikit dikarenakan perpustakaan bertransformasi menjadi digital. "Melihat koleksi kita, akan ada penambahan koleksi. Koleksi sekarang itu untuk tesis, disertasi yang digital hampir 50.000-an dokumen. Kalau untuk buku sekitar 3.000-an dan jurnal sudah jutaan. Nah, kalau buku cetak akan berkurang, ada tetapi tidak banyak." tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Mega Putri Yuneti, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris TM 2020 menuturkan kekhawatirannya, "Sudah semestinya digital library akan lebih banyak buku elektroniknya (electronic book), namun saya yakin dan percaya tidak semua mahasiswa akan membaca buku digital tersebut secara massif," ujarnya, Sabtu (24/2).
Aksesibilitas bagi pengguna
Kemudahan akses dan kelancaran penggunaan menjadi kunci utama dalam meningkatkan jumlah pengunjung perpustakaan.
Mega Putri Yuneti menyoroti terkait aksesibilitas perpustakaan baru ini. Ia mengatakan aksesibilitas menjadi aspek yang sangat penting bagi penggunanya, terkhusus bagi pengguna Disabilitas. "Pelayanan lebih ditingkatkan, seperti adanya satpam perempuan dan laki-laki agar teman-teman yang disabilitas bisa dibantu untuk masuk. Karena model gedung sekarang cukup besar dan banyak tingkatannya mungkin itu akan sedikit menyulitkan mereka," jelasnya.
Dr. Yenni Hayati, M.Hum turut berpendapat perpustakaan harus nyaman untuk dikunjungi, baik tempat maupun staf. "Tempatnya nyaman dan stafnya ramah. Petugas perpustakaan harus memberikan layanan terbaik bagi pemustaka maupun pengunjungnya, agar pemustakanya mau mengunjungi perpustakan."
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Perpustakaan UNP, Dr. Asrul Huda, S.Kom., M.Kom mengatakan perpustakaan baru sudah memiliki tangga dan lift. Ia menuturkan bagi pengguna disabilitas bisa menggunakan lift dari basement hingga ke lantai lainnya.
Asrul juga menambahkan saat ini perpustakaan belum memiliki corner, "Kemungkinan akan ada, karena kita memiliki prodi PLB ya. Karena, itu pakai huruf khusus, seperti huruf braille."
Selain itu, Asrul Huda menyampaikan rencana untuk mengadakan mini workshop setelah peresmian perpustakaan. "Workshop akan diadakan berulang-ulang agar seluruh fasilitas perpustakaan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh mahasiswa," ungkapnya.
Terakhir, Asrul mengatakan "Sangat banyak teknologi terbaru di perpustakaan, dan semua itu diimplementasikan sedikit demi sedikit," ujarnya. Ia menginformasikan beberapa hal masih dihadapi dalam persiapan perpustakaan, pihak perpustakaan saat ini sedang merampungkan semua persiapan tersebut.
Komentar (0)