Fasilitas unggulan yang akan ada
Fasilitas menjadi hal yang perlu diperhatikan, adanya perpustakaan baru di UNP menjadi harapan baru bagi civitas akademika dari segi sarana dan prasarana yang disediakan.
Jeihan Nabila, S.IIP., M.I.Kom. seorang dosen dari prodi Ilmu Perpustakaan menuturkan jam layanan merupakan salah satu faktor mahasiswa untuk mengunjungi perpustakaan.
Jeihan mengatakan banyak perpustakaan di luar negeri yang beroperasi 24 Jam. "Satu layanan khusus, seperti layanan ruang baca saja yang dibuka sampai jam 10 malam. Jadi mahasiswa yang jam belajarnya lebih fleksibel bisa menggunakan perpus untuk malam dengan syarat pengamanan yang terjamin. Ada CCTV dan segala macam," sarannya pada Rabu (28/2).
Tak hanya itu, Cici Damayanti, Mahasiswa Sastra Indonesia Tahun Masuk (TM) 2020 berharap perpustakaan baru ini memiliki ruang-ruang pribadi. "Harapannya di sana ada bilik-bilik untuk orang yang mau menyendiri. Karena perpustakaan ini besar, khawatir kurang kondusif atau ramai," harapnya, Kamis (28/2).
Sebagai dosen Prodi Ilmu Perpustakaan, Elva Rahmah, S.Sos , M.I.Kom. menekankan bahwa perpustakaan ini dapat berperan sebagai motor penggerak untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat, serta membantu memenuhi kebutuhan civitas akademika yang terus berkembang termasuk dalam hal akses, informasi, inovasi.
Kemudian Eva juga mengharapkan kontribusi perpustakaan baru dalam penyediaan akses luas terhadap sumber daya yang dimiliki terutama untuk koleksi yang lebih mutakhir dan beragam termasuk buku cetak, buku digital, jurnal termasuk sumber daya elektronik yang lain. "Perpustakaan harus memberikan bantuan dalam mencarikan literatur, strategi penelusuran informasi yang efektif," kata Eva pada Senin (26/2).
Menanggapi hal tersebut, Kepala UPT Perpustakaan UNP, Dr. Asrul Huda, S.Kom., M.Kom menuturkan perpustakaan akan menawarkan berbagai fasilitas unggulan, di antaranya:
Pertama, perpustakaan yang memiliki enam lantai termasuk dak ini akan memiliki ruang diskusi yang bersifat privat, lengkap dengan meja dan kursi.
Kedua, di lantai lima terdapat dua ruang conference online menggunakan Zoom Meeting.
Ketiga, terdapat ruang baca bebas sekitar dua atau tiga ruangan dan ruang baca berbasis digital.
Keempat, perpustakaan menyediakan seratus komputer yang dapat digunakan oleh mahasiswa secara bergantian.
Kelima, semua mekanisme peminjaman perpustakaan, seperti ruang privat, ruang conference online dan komputer akan menggunakan system dan dibooking.
Asrul juga mengatakan perpustakaan ini akan lebih modern dan pengembalian buku tidak memerlukan petugas. "Nanti bukunya dimasukkan ke lorong dan langsung otomatis dikembalikan.
Komentar (0)