"Program pendidikan lingkungan juga harus terintegrasi ke dalam kurikulum, sehingga mahasiswa dapat belajar tentang isu-isu lingkungan dan cara mengurangi dampak negatif kampus pada lingkungan," jelasnya, Kamis (6/4).
Fitri, seorang mahasiswi dari Fakultas Bahasa dan Seni TM 2019 pada Selasa (30/5), juga memberikan masukan penting. Ia menekankan pentingnya upaya konsisten dalam melakukan kampanye lingkungan hidup di seluruh komunitas kampus. Menurut Fitri, cara termudah yang bisa dilakukan oleh kampus adalah terus melakukan kampanye melalui media sosial kampus, slogan, dan saluran komunikasi lainnya untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan hidup.
UNP sebagai institusi akademik memiliki peran penting dalam pelestarian lingkungan hidup. Salah satu langkah untuk mewujudkannya adalah melalui program-program "kampus hijau" atau Green Campus. Prof. Dr.Indang Dewata, M.Si, selaku Ketua PPKLH UNP, mengungkapkan rencana UNP untuk menciptakan kampus yang ramah terhadap transportasi, dengan pembuatan koridor khusus untuk berjalan kaki. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas lingkungan kampus.
Sebagai kalangan akademisi, kita memiliki peran penting dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Para akademisi memiliki pengetahuan dan keahlian yang dapat digunakan untuk mengembangkan solusi-solusi inovatif untuk mengatasi masalah lingkungan.
Telah terbit pada Tabloid Ganto Edisi 223
Edisi No. 223/Tahun XXXIV/ Oktober 2023
Komentar (0)