Kemudian, ketika ditanya tanggapannya mengenai pernyataan penolakan BEM KM UNP untuk kehadiran Puan Maharani di kuliah umum, Ganefri mengatakan tidak mengetahuinya. Namun, ia menjelaskan bahwa kuliah umum dengan Puan Maharani telah dipertimbangkan sebelumnya untuk pengembangan dari universitas sendiri.
"Kalau kita ingin maju kita harus membuka diri ya, bukan menutup diri. Mahasiswa juga harus kita bina. Tentu ada pertimbangan-pertimbangan ya untuk kepentingan pengembangan universitas," ujarnya, Minggu (29/8).
Selain itu, pertimbangan lain dari UNP mengundang Puan Maharani dalam kuliah umum adalah agar kebijakan dari DPR dalam mensejahterakan masyarakat dapat tersosialisasikan kepada sivitas UNP.
"Apa yang kita undang itu ketua DPR RI, wakil kita, tempat kita menyampaikan aspirasi. Kecuali yang kita undang itu ketua partai. Untuk mensosialisasikan kebijakan dari pada dewan perwakilan rakyat dalam mensejahterakan masyarakatnya, kita ingin tahu."
Selanjutnya, Ganefri menyampaikan tidak bisa menolak begitu saja, tapi harus jelas substansinya kenapa menolak kuliah umum tersebut.
Terakhir, ia membenarkan bahwa kuliah umum ini adalah murni kepentingan akademik, bukan politik.
"Nggak ada hubungan dengan politik." Tutupnya.
Komentar (0)