Kuliah umum bersama Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Dr. (H.C.) Puan Maharani, S.Sos yang sebelumnya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Sabtu (28/8) resmi ditunda.
Dalam surat No:3358/UN35/TU2021, tentang Pembatalan Pengerahan Mahasiswa yang ditujukan kepada Dekan di lingkungan Universitas Negeri Padang (UNP) tertulis bahwa, "Dalam Rangka Kuliah Umum bersama Ketua DPR RI Ibu Dr. (H.C.) Puan Maharani, S.Sos yang rencana akan dilaksanakan pada Sabtu tanggal 28 Agustus 2021, pukul 09.00 WIB, sehubungan dengan satu dan hal lain, kami sampaikan bahwa kegiatan tersebut ditunda hingga waktu yang belum ditentukan".
Dilansir dari berita ganto.co, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) UNP, melalui unggahan di akun media sosial Instagramnya (@bemkmunp) menyatakan menolak kehadiran Puan Maharani di kuliah umum mahasiswa UNP.
Berdasarkan wawancara dengan Presiden Mahasiswa UNP sebelumnya, Imam Wahyudi Afrizon, mengatakan bahwa tidak menginginkan adanya politik praktis di UNP atau kampanye salah satu pihak dengan atas nama kuliah umum.
"Salah satu yang dikampanyekan PDIP adalah Ibu Puan Maharani. Jadi yang tidak kita inginkan dari UNP adalah adanya politik praktis dengan tujuan-tujuan lain di belakangnya, termasuk mengkampanyekan salah satu pihak dengan mengatas namakan kuliah umum," ujarnya, Jumat (27/8).
Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Dr. Alnedral, M.Pd menanggapi bahwa kuliah umum di kampus itu sudah lumrah. Puan Maharani adalah Ketua DPR RI, wajar menjadi narasumber.
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa kuliah umum ini adalah kegiatan akademik, bukan politik. Kebetulan narasumbernya memang seorang tokoh politik.
"Ini akademik bukan masalah politik. Kebetulan narasumber memang tokoh politik. Kalau begitu gubernur, wali kota beri narasumber sebagai tokoh politik, kenapa tidak ditolak juga," tulisnya melalui pesan WhatsApp, Sabtu (28/8).
Sama halnya dengan Alnedral, Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi (FE) Dr. Yulhendri, S.P.d., M.S.i juga mengatakan bahwa ia belum mengetahui penyebab penundaan kuliah umum. Namun, menurutnya kemungkinan Puan Maharani ada agenda negara yang lebih penting, bukan karena penolakan, Sabtu (28/8).
Menjawab hal itu, Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D saat dihubungi Ganto melalui sambungan telepon mengatakan, penundaan kuliah umum mahasiswa dengan Puan Maharani disebabkan oleh waktu dari pembicara (Puan Maharani) sendiri yang tidak bisa (ada agenda lain)
Komentar (0)