Basko Hotel minggu, Minggu (2/10) sekitar pukul 18.40 WIB. Setelah menunaikan shalat Magrib aku langsung bergegas menuju Hotel berbintang lima itu. Tujuanku untuk melakukan wawancara dengan salah satu pasukan Garuda Muda Indonesia (Timnas U-23) dan mngambil moment untuk berfoto bersama. Timnas U23 yang sedang memfokuskan berlatih untuk persiapan Sea Games tersebut dijadwalkan melakukan pertandingan uji coba dengan tim kebanggaan urang awak Semen Padang, Selasa (4/10).
Sesampainya di depan Hotel Basko,terlihat dua orang security mengenakan pakaian serba hitam sedang memeriksa ttamu yang datang. Terlihat juga mobil-mobil tamu hotel yang melintas di pelataran depan pintu masuk hotel tersebut. Lalu aku pun menuju dua orang security yang sedang sibuk memeriksa tamu yang datang itu. Aku langsung menjelaskan maksud kedatanganku. Aku harus menunggu di luar terlebih dahulu, karena harus mendapatkan izin dari pelatih terlebih dahulu. Kebetulan pelatih timnas junior sore itu sedang keluar. "Adek tunggu saja diluar, sebentar lagi pelatihnya pulang," kata salah satu security dengan tegas.
Lampu hotel berwarna kekuning-kuningan yang menyinari pelataran hotel itu menemani kesenagan hatiku. Kesenagan bercampur takut, grogi dan malu tentunya. Karena sebentar lagi aku bisa bertemu dengan para pasukan muda Indonesia, yang selama ini hanya bisa aku kagumi lewat televisi saja. Sebut saja para bintang timnas junior tersebut Irfan Bachdim, Kim Kurniawan, Yongki Ariwibowo, Egi Melgiansyah dan masih banyak pemain hebat lainnya.
Tidak lama aku menunggu, mucul sebuah mobil Avanza silver yang masuk ke pelataran hotel. Ya, itu adalah pelatih Timnas U23 Rahmad Darmawan, (RD). Pelatih yang sempat melatih Persija Jakarta tersebut mengenakan topi hitam dan jersey timnas berwarna hitam abu-abu. Aku langsung menghampirinya dan mengutarakan maksud dan tujuanku. Akhirnya aku pun mendapatkan izin dari RD untuk wawancara dengan para pemain Timnas Junior. "Anda tunggu saja di situ, nanti setelah anak-anak (pemain) selesai makan baru bisa wawancara," kata RD sambil mengajakku masuk dan menyuruh menunggu di lobby hotel.
Udara hotel yang dingin, semakin menambah rasa penasaranku untuk bertemu. Rupanya di dalam banyak para tamu yang duduk sambil menonton televisi yang disediakan. Aku pun duduk di sofa berwarna kuning. Sofa itu sangat empuk diduduki. Sambil menulis pertanyaan-pertanyaan yang akan aku ajukan nanti, aku pun mencoba menenangkan diri, agar tidak merasa grogi. Didalam banyak juga para tamu yang berlalu lalang, mulai dari tamu baru yang datang, atau tamu yang sekedar keluar melihat suasana malam kota Bengkuang dan bahkan ada yang keluar umtuk membeli makanan atau minuman.
Komentar (0)