Universitas Gadjah Mada atas nama Reinaldy Pratama Poetra berhasil meraih juara pertama lomba menulis esai lingkungan pada Pekan Ilmiah Kompetensi Georafi (PIKOM-G) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang.
Sementara, juara kedua dan ketiga berturut-turut diraih Universitas Negeri Sebelas Maret atas nama Imam Setiawan dan Akhmad Zaenuddin, dan Universitas Brawijaya atas nama Nur Rikazatul Luluk Furu.
Masing-masing pemenang berhak mendapatkan sertifikat, bingkisan, piala, dan uang tunai. Juara satu, dua, dan tiga secara berturut-turut mendapatkan uang senilai Rp 2.000.000,00; Rp 1.500.000,00; dan Rp 1.000.000.00.
Penyerahan hadiah dilakukan di Pantai Pasir Jambak Koto Tangah Kota Padang Sumatra Barat, Minggu (23/4). Staf Ahli Wakil Rektor III UNP, Drs. Hasan Maksum, M.T., mengucapkan selamat kepada para pemenang. Dia berharap setiap peserta bisa mengaplikasikan ide tulisanya di masyarakat.
Dia berharap, melalui acara ini, ilmu geografi dapat berkembang lebih luas lagi. MenuUniversitas Gadjah Mada atas nama Reinaldy Pratama Poetra berhasil meraih juara pertama lomba menulis esai lingkungan pada Pekan Ilmiah Kompetensi Georafi (PIKOM-G) yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Geografi Fakultas Ilmu Sosial (FIS) Universitas Negeri Padang. Sementara, juara kedua dan ketiga berturut-turut diraih Universitas Negeri Sebelas Maret atas nama Imam Setiawan dan Akhmad Zaenuddin, dan Universitas Brawijaya atas nama Nur Rikazatul Luluk Furu. Masing-masing pemenang berhak mendapatkan sertifikat, bingkisan, piala, dan uang tunai. Juara satu, dua, dan tiga secara berturut-turut mendapatkan uang senilai Rp 2.000.000,00; Rp 1.500.000,00; dan Rp 1.000.000.00. Penyerahan hadiah dilakukan di Pantai Pasir Jambak Koto Tangah Kota Padang Sumatra Barat, Minggu (23/4). Staf Ahli Wakil Rektor III UNP, Drs. Hasan Maksum, M.T., mengucapkan selamat kepada para pemenang. Dia berharap setiap peserta bisa mengaplikasikan ide tulisanya di masyarakat. Dia berharap, melalui acara ini, ilmu geografi dapat berkembang lebih luas lagi. Menurut Hasan, ilmu geografi merupakan sebuah cabang ilmu sosial yang berkembang pesat di era modern ini. "Semoga dengan acara ini, perkembangan geografi di sebuah perguruan tinggi dapat diikuti oleh perguruan tinggi," ujarnya. Hasan juga mengapresiasi HMJ Geografi yang telah sukses mengangkat acara berskala nasional ini. Dia berharap agar acara ini digelar rutin tiap tahunnya. Pihak kampus, kata Hasan, selalu mendukung kegiatan yang bermanfaat seperti ini. Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua HMJ Geografi, Ikhwanul Furqon. Dia menyampaikan bahwa ide esai yang dibuat mahasiswa jangan sampai di atas kertas saja, tetapi harus diterapkan ke masyarakat. PIKOM-G 2017 merupakan acara yang diangkat oleh HMJ Geografi dalam rangka memperingati Hari BumiInternasional yang jatuh pada 22 April. Setidaknya, ada 50-an judul yang masuk ke pihak panitia. Kemudian, diseleksi sehingga tinggal 25 judul dari 25 tim yang berasal dari 18 universitas di Indonesia. Peserta yang berhasil masuk ke babak 25 besar tersebut berasal dari berbagai universitas di pulau Bali, Sumatra, dan Jawa. Selain lomba esai lingkungan, HMJ Geografi juga menggelar kegiatan penanaman bibit pohon di Pantai Pasir Jambak. Rencananya, penanaman akan dilakukan secara simbolis oleh peserta. Tapi sayang, karena faktor cuaca yang panas, penanaman tidak jadi dilakukan. Penyerahan bibit pohon dilakukan secara simbolis oleh Staf Ahli WR II kepada perwakilan peserta. Menurut Ikhwanul, ada 125 bibit pohon yang akan ditanam. Tujuannya untuk meningkatkan daya tarik Pantai Pasir Jambak agar semakin diminati oleh wisatawan. Tambahannya pula, menurut Isya Rahma Agustin selaku Ketua Pelaksana, penanaman bibit pohon ini juga bertujuan untuk menahan laju abrasi di Pantai Pasir Jambak. "Sebagaimana diketahui, Pantai Pasir Jambak memiliki tingkat abrasi yang sangat tinggi," ujarnya. rut Hasan, ilmu geografi merupakan sebuah cabang ilmu sosial yang berkembang pesat di era modern ini. "Semoga dengan acara ini, perkembangan geografi di sebuah perguruan tinggi dapat diikuti oleh perguruan tinggi," ujarnya
Komentar (0)