Hasan juga mengapresiasi HMJ Geografi yang telah sukses mengangkat acara berskala nasional ini. Dia berharap agar acara ini digelar rutin tiap tahunnya. Pihak kampus, kata Hasan, selalu mendukung kegiatan yang bermanfaat seperti ini.
Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua HMJ Geografi, Ikhwanul Furqon. Dia menyampaikan bahwa ide esai yang dibuat mahasiswa jangan sampai di atas kertas saja, tetapi harus diterapkan ke masyarakat.
PIKOM-G 2017 merupakan acara yang diangkat oleh HMJ Geografi dalam rangka memperingati Hari BumiInternasional yang jatuh pada 22 April. Setidaknya, ada 50-an judul yang masuk ke pihak panitia.
Kemudian, diseleksi sehingga tinggal 25 judul dari 25 tim yang berasal dari 18 universitas di Indonesia. Peserta yang berhasil masuk ke babak 25 besar tersebut berasal dari berbagai universitas di pulau Bali, Sumatra, dan Jawa.
Selain lomba esai lingkungan, HMJ Geografi juga menggelar kegiatan penanaman bibit pohon di Pantai Pasir Jambak. Rencananya, penanaman akan dilakukan secara simbolis oleh peserta. Tapi sayang, karena faktor cuaca yang panas, penanaman tidak jadi dilakukan. Penyerahan bibit pohon dilakukan secara simbolis oleh Staf Ahli WR II kepada perwakilan peserta.
Menurut Ikhwanul, ada 125 bibit pohon yang akan ditanam. Tujuannya untuk meningkatkan daya tarik Pantai Pasir Jambak agar semakin diminati oleh wisatawan. Tambahannya pula, menurut Isya Rahma Agustin selaku Ketua Pelaksana, penanaman bibit pohon ini juga bertujuan untuk menahan laju abrasi di Pantai Pasir Jambak. "Sebagaimana diketahui, Pantai Pasir Jambak memiliki tingkat abrasi yang sangat tinggi," ujarnya.
Komentar (0)