Sastra & Budaya

Ruang ekspresi seni dan kebudayaan. Menampilkan cerpen, puisi, esai budaya, dan karya sastra lainnya dari mahasiswa dan penggiat literasi.

Puisi • Oleh: Inessa Laurie

Bertahun

Jemarinya merunut akar cemara yang melintang di bekas hujan semalam...malam lumpuh yang menyisakan sesak. Kuku-kuku letihnya sudah pekat oleh tidak hanya tanah, tapi derita.Carut marut derita terlukis pada garis-garis umur di wajahnya. Bekasnya melebihi bahkan separo umurnya. Namun siapa yang peduli?? Entahlah. Bahkan pucuk daun enggan melirik...
08 Mar 2011 • 1307 hits Baca Selengkapnya →
Puisi • Oleh: Ainul Addinna

Komputer ini

barangkali komputer ini telah terkena virus yang mematikankabel-kabelnya tak mau lagi menyentrum barang sedikitterlalu capek meladeni mereka yang punya mau mati total…. tak ada tanda kehidupanronsok berdebu tak lagi dilirik lalu dibuangMahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris TM...
08 Mar 2011 • 1161 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Sari Fitria

Tulisan Tangan

Sejak aku telah begitu lancar mengeja deretan huruf yang bisa membentuk kata-kata, maka sejak itu pula aku menyukai bacaan. Bagiku, terasa menakjubkan ketika kucoba menggandengkan huruf-huruf yang berbeda di atas secarik kertas, lantas huruf-huruf yang bereret manis itu akan membentuk sebuah kata. Jika aku tukar susunan huruf-huruf itu, aku...
08 Mar 2011 • 2354 hits Baca Selengkapnya →
Catatan Budaya • Oleh: Sari Fitria

Sikut Menyikut

Sikut menyikut, inilah yang biasa dilakukan orang-orang ketika tuduhan atau kesalahan ditimpakan kepada mereka. Sikut menyikut bisa terjadi karena pada dasarnya manusia memiliki sifat tak ingin disalahkan. Sikut menyikut bertujuan untuk menyelamatkan diri sendiri dengan cara menimpakan berbagai kesalahan atau tuduhan kepada orang lain. Dalam aksi...
20 Dec 2010 • 3611 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Fitria Ridhaningsih

Menyelami Imajinasi tentang Dunia Bawah Laut

Judul : 60.000 Mil di Bawah LautPenulis : Jules VernePenerbit : Elex Media KomputindoCetakan : 2010Tebal : vii + 404 halamanMunculnya fenomena yang sangat misterius dan membingungkan banyak orang pada tahun 1866 telah menggemparkan hampir sebagian penduduk dunia kala itu. Kejadian yang tak akan begitu saja terlupakan dari...
20 Dec 2010 • 2077 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Aai Syafitri

Trik Sukses Tulisan Layak Jual

Judul : Menembus Koran Cara Jitu Menulis Artikel Layak JualPenulis : Bramma Aji PutraPenerbit : LeutikaCetakan : I, Juni 2010 Tebal : xiv + 208 halaman Menulis adalah kegiatan yang paling tepat untuk mengungkapkan gagasan maupun ide baru. Sebuah penelitian menyebutkan, setiap hari otak manusia dihinggapi oleh...
20 Dec 2010 • 1554 hits Baca Selengkapnya →
Resensi • Oleh: Dedi Supendra

Perkara Seks yang Tak Remeh

Judul : Wahai Pemimpin Bangsa, Belajar dari Seks, dong!Penulis : Mariska LubisPenerbit : PT. GrasindoCetakan : I, 2010Tebal : xxiv + 135 halamanHarga : Rp45.000,-Berbicara perkara seks, siapa yang tak tertarik. Dari orang biasa sampai kaum berwibawa, dari yang tak bertuhan hingga umat beragama. Meski di keramaian...
20 Dec 2010 • 1272 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Chandra Firman

Curhat Si Pipit Kecil

Ia bukan elang hanya pipit kecil dengan sayap-sayap yang mungil. Paruhnya pendek dan tipis, sering berkicau dan hinggap dari dahan ke dahan, bebas dan lepas. Di tubuhnya memang tidak ada yang istimewa, dan kalaupun ada yang suka membidiknya, jelas itu bukan karena pipit kecil ini binatang spesial yang kulitnya bisa dijual mahal, tapi semata-mata...
18 Dec 2010 • 3673 hits Baca Selengkapnya →
Cerpen • Oleh: Diana Besni

Tukang Kopi

Duduk terpaku, pandangannya jauh menerobos keluar jendela. Sesekali gorden berwarna biru kusam digoyangkan angin menghambat pandangan Sati. Berulang kali ia mengusap kepala dengan jari-jemarinya. Suara angin mengedor dinding rumah yang serasa mau roboh, saking reotnya. Tak jarang lagi Sati bertingkah seperti itu, setiap selesai menindurkan...
27 Nov 2010 • 1752 hits Baca Selengkapnya →
Catatan Budaya • Oleh: Adek Risma Dedees

Berbelanja

Deretan pernak-pernik memenuhi almari pakaian perempuan muda itu. Berbagai jenis perhiasan; gelang, kalung, cincin, hingga aksesoris rambut, setumpuk mainan kunci, dan rupa-rupa permen sepertinya sangat siap untuk dikudap. Sayang, sejak dibeli 3 minggu lalu, permen bergambar anima itu pun tak jua berkurang jumlahnya. Katanya, gambar-gambar anima...
27 Nov 2010 • 1394 hits Baca Selengkapnya →