Kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Negeri Padang (UNP) periode 2013/2014 telah berakhir pada 2 Juli 2014. Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) 2014/2015 pun mulai mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu) presiden UNP periode 2014/2015. Seperti membentuk Panitia Pemilihan Umum (PPU), Panitia Pengawas Pemilu, dan Tim Audit Keuangan yang dilantik pada Senin (19/5) lalu. Selain itu, baliho yang berisi ajakan untuk menyukseskan pelaksanaan pemilu juga telah di pasang.
Pemilu presiden UNP periode 2014/2015 direncanakan akan dilaksanakan pada 15 September mendatang. Diawali dengan pengambilan berkas formulir pada 28 Mei-9 Juni dan pengembalian berkas pada 9 Juni. Selanjutnya proses verifikasi data oleh PPU pada 10-13 Juni.
Sebanyak 20 formulir yang diambil, hanya enam pasang calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) BEM UNP yang mengembalikan berkas formulir dan masuk tahap verifikasi. Berdasarkan surat Panitia Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Eksekutif Mahasiswa Univesitas Negeri Padang bernomor 08/BA/PPU UNP/UN.35.1.1/VI/2014 tentang penetapan capres dan cawapres BEM UNP periode 2014/2015. Yang dinyatakan lulus verifikasi adalah sebagai berikut: M.Fadli (FIP)-Ridwan Lubis (FIP), Afizal (FT)-Benny Aulia Rahman (FIP), Galant Victory (FE)-Rahmad Satriawan (FBS), dan Andra Puta Utama (FIK)-Andri Eka Putra (FE).
Ketua MPM, Febrian Toni, menjelaskan bahwa syarat untuk mencalonkan diri menjadi capres dan cawapres BEM UNP tertuang dalam Surat Ketetapan (TAP) MPM UNP No: 03/TAP/MPMUNP/UN35/IV/2014 yang dikeluarkan 24 April 2014. Di sana disebutkan bahwa syarat untuk mencalonkan diri diantaranya adalah bertaqwa kepada Tuhan yang maha esa, tidak pernah mencemarkan almamater, bebas narkoba, mahasiswa aktif (minimal semester IV dan maksimal semester VIII), IPK minimal 2,75, dukungan dari 150 mahasiswa (1/3 dari fakultas asal calon dan sisanya dari fakultas lain), tidak mengikuti praktek lapangan di luar kota Padang, dan tidak diwisuda selama memangku jabatan.
Lebih lanjut, Toni menjelaskan bahwa untuk sistem pemilu akan tetap menggunakan e-voting. Keputusan ini ditetapkan berdasarkan angket yang disebarkan MPM, 78% mahasiswa setuju tetap menggunakan e-voting. Karena tahun lalu dengan menggunakan e-voting, jumlah pemilih meningkat mendekati angka sebelas ribu, "1/3 dari total mahasiswa UNP," ujar Toni, Jumat (13/6).
Selain itu, Presiden BEM UNP terpilih 2013/2014, Adnan Arafani mengharapkan capres dan cawapres terpilih dapat tetap menjaga nama baik BEM UNP serta hubungan baik yang telah tercipta dengan selingkup organisasi mahasiswa dan unit kegiatan mahasiswa di UNP serta BEM dari kampus lain. "Jaga konsolidasi yang telah dibangun," pesannya, Kamis (12/6). Jefri
Komentar (0)