Sejatinya, setiap fasilitas yang disediakan kampus berguna untuk menunjang kegiatan akademik mahasiswa, baik kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakurikuler. Namun, tak jarang beberapa fasilitas kampus di Universitas Negeri Padang (UNP) digunakan sebagai tempat penyelenggaraan acara yang tidak berbau akademik seperti acara resepsi pernikahan atau kenduri. Acara seperti ini sering terlihat di Ruang Serba Guna (RSG) Fakultas Teknik (FT) UNP dan terkadang juga di Gelanggang Olahraga Fakultas Ilmu Keolahragaan UNP.
Hal tersebut menimbulkan pertanyaan bagi mahasiswa. Seperti diungkapkan oleh Ryan, mahasiswa jurusan Teknik Sipil FT tahun masuk 2011. Ia menanyakan bagaimana penggunaan fasilitas kampus itu sebenarnya. "Apakah memang diperbolehkan untuk perayaan pesta pernikahan?" tanyanya, Kamis (3/7).
Menanggapi pertanyaan tersebut, Sezriwirman, S.Sos., kepala sub bagian umum perlengkapan FT UNP menjelaskan bahwa penggunaan fasilitas kampus untuk perayaan pesta pernikahan terkhususnya RSG FT diperbolehkan oleh pihak FT. Izin ini berlaku semenjak beredarnya Surat Keputusan Rektor Nomor: 016/H35/PS/2008 tanggal 1 Maret 2011 yang mana di dalamnya diterangkan bahwa selain kegiatan akademik, kegiatan nonakademik juga diperbolehkan. "Salah satunya adalah kenduri," ungkapnya, Selasa (20/5).
Walaupun penyelenggaraan acara kenduri di RSG FT ini diperbolehkan, tetapi tidak semua orang bisa meminjam untuk tempat penyelenggaraan pesta pernikahan. Pihak FT telah menetapkan persyaratan khusus mengenai hal tersebut. "Yang diperbolehkan hanya keluarga para sivitas akademika UNP," jelasnya.
Selain itu, agar proses perkuliahan tidak terganggu, pihak FT juga telah menetapkan bahwa penggunaan RSG FT untuk pesta pernikahan hanya diperbolehkan pada hari minggu saja. Sedangkan untuk acara yang berkaitan dengan kegiatan akademik seperti kuliah umum dan seminar bisa digunakan mulai hari Senin sampai Sabtu. Tidak hanya itu, pemakaian sound system pun dibatasi dan hanya dianjurkan untuk menggunakan sound system yang normal saja. oleh karena itu, jika ada perkuliahan di hari minggu yang terganggu, tidak menjadi tanggung jawab pihak kampus. "Perkuliahankan hanya sampai Jumat," tutupnya. Redda
Komentar (0)