Program Pascasarjana (PPs) Universitas Negeri Padang (UNP) menyelenggarakan resepsi wisuda periode ke-100, sekaligus penyerahan ijazah untuk Program Doktor (Dr) dan Magister Pendidikan (M.Pd) di Aula Hotel Basko, Sabtu (7/6). Sebelumnya para wisudawan/wati berkumpul di Gedung Olah Raga (GOR) UNP untuk mengikuti wisuda yang diadakan se-Universitas.
Kali ini PPs meluluskan sebanyak 81 orang wisudawan/wati yang terdiri dari Doktor Ilmu Pendidikan sebanyak 4 orang, Program Studi (Prodi) Administrasi Pendidikan 9 orang, Prodi Manajemen Sekolah 1 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia 5 orang, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris 14 orang, Prodi Antropologi Sosiologi 1 orang, Prodi Pendidikan Geografi 1 orang, Prodi Pendidikan Ekonomi 3 orang, Prodi Pendidikan Ekonomi/Geografi 1 orang, Prodi Pendidikan Kewarganegaraan 1 orang, Prodi Pendidikan IPS 2 orang, Prodi Pendidikan Seni dan Budaya 1 orang, Prodi Teknologi Pendidikan 3 orang, Prodi Pendidikan Dasar 5 orang, Prodi Pendidikan Biologi 2 orang, Prodi Pendidikan IPA 2 orang, Prodi Pendidikan Fisika 3 orang, Prodi Pendidikan Kimia 3 orang, Prodi Pendidikan Matematika 15 orang, dan Prodi Manajemen Pendidikan Olahraga 5 orang.
Mahasiswa dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi diraih oleh Faisal, M.Pd dari Prodi Pendidikan Dasar dengan IPK 3.92. Kemudian disusul oleh Ermi Rosmita, M.Pd dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan IPK 3.88, Dwi Viora, M.Pd dari Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia dengan IPK 3.80, Stelly Martha Lova, M.Pd dari Prodi Pendidikan Dasar dengan IPK 3,79 dan Riri Kartika, M.Pd dari Prodi Pendidikan Dasar dengan IPK 3,78.
Dalam kata sambutannya Direktur PPs UNP, Prof. Nur Hijrah menjelaskan bahwa wisuda adalah pernyataan simbolik dari suatu proses pemurnian atau pencerahan. Pendidikan bukan sekadar persiapan untuk suatu kehidupan, tetapi pendidikan adalah kehidupan itu sendiri. Oleh karena itu, proses pembelajaran jangan pernah berhenti sampai tamat dari PPs ini saja. "Bagi yang mendapatkan predikat dengan pujian diberikan kesempatan untuk melanjutkan program Doktor (S3) tanpa tes," ujarnya.
Dr. Nur Firman selaku perwakilan dari wisudawan/wati mengatakan bahwa pendidikan di PPs UNP bukan sekadar bentuk transfer of knowledge melainkan juga membentuk jiwa kepemimpinan yang mulia. "Jangan berupaya merubah dunia, tapi berupayalah untuk merubah diri sendiri," tutupnya. Wici, Resti*
Komentar (0)