Kabar gembira mewarnai pergelaran acara wisuda Universitas Negeri Padang (UNP) periode ke-100 yang berlangsung di Gelanggang Olahraga UNP, Sabtu (7/6). Pasalnya prahara tentang tidak lagi dikeluarkannya Akta IV kepada para wisudawan program studi pendidikan terjawab sudah. Rektor UNP, Prof. Dr. Phil. Yanuar Kiram menyatakan dalam pidatonya bahwa Akta IV memang sudah tidak berlaku lagi, namun sebagai gantinya ijazah sudah langsung menggantikan peran Akta IV. "Saudara tidak perlu khawatir, meski Akta IV tidak lagi dikeluarkan, ijazah saudara sudah menjelaskan bahwa saudara sudah punya wewenang untuk mengajar," ujarnya, Sabtu (7/6).
Hal ini dipertegas lagi oleh Azhari Suwir, S.E., Kepala Biro Administrasi dan Akademik Kemahasiswaan (BAAK) UNP bahwa pihak universitas memberikan dua surat keterangan mengajar dari rektor kepada para wisudawan. "Yang pertama berlaku untuk Sumatera dan yang kedua untuk Sumatera Barat," ujar Azhari sebelum acara usai.
Sebelumnya, setelah Wisuda UNP ke-99, 8 Maret 2014, sempat ada kegelisahan dari mahasiswa kependidikan mengenai penghentian pengeluaran Akta IV ini. Medrican S.Pd., wisudawan dari Fakultas Ilmu Sosial mengaku cemas saat mengetahui bahwa wisudawan tidak lagi diberi Akta IV. "Kami cemas, bagai membawa motor tanpa SIM, tidak ada izin," ujarnya.
Senada dengan hal itu, Rais Fitra, Mahasiswa Jurusan Ilmu Sosial Politik TM 2009 juga kecewa dengan kenyataan itu. "Apa gunanya gelar S.Pd. kalau tidak ada Akta IV. Tidak bisa mengajar," ujarnya.
Namun, kegelisahan tersebut terjawab sudah dengan pernyataan Rektor UNP beserta Kepala BAAK saat melepas1.131 mahasiswanya. Adapun rincian wisudawan tersebut adalah sebagai berikut: Program D3 99 orang (FBS 2 orang, FMIPA 4 orang, FT 81 orang, dan FE 12 orang), Program D4 (FT 15 orang), Program S1 Kependidikan 670 orang (FIP 256 orang, FBS 83 orang, FMIPA 49 orang, FIS 70 orang, FT 98 orang, FIK 91 orang, dan FE 28 orang). Program S1 dan D4 Nonkependidikan 215 orang (FIP 15 orang, FBS 40 orang, FMIPA 13 orang, FIS 37 orang, FT 5 orang, FIK 29 orang, dan FE 76 orang). Sastra
Komentar (0)