Dalam rangka penyerahan ijazah dan pelepasan wisudawan program D3, D4, S1, dan S2 periode ke-100, Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar upacara wisuda di Ruang Serba Guna (RSG) FT UNP, Sabtu (7/6). Upacara wisuda dihadiri oleh dekan, pembantu dekan, ketua ikatan alumni, ketua senat, guru besar, ketua dan sekretaris jurusan, ketua dan sekretaris program studi (prodi), jajaran karyawan tata usaha, serta teknisi FT UNP. Perhelatan akbar FT UNP ini juga turut dihadiri oleh orang tua/wali wisudawan, tamu undangan beserta para sponsor yang turut berpartisipasi.
Pada periode ini, FT meluluskan sebanyak 213 mahasiswa dari 7 jurusan yang terdiri dari 22 prodi. Dengan rincian Teknik Elektronika (D3) 2 orang, Pendidikan Teknik Elektro (S1) 15 orang, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer (S1) 31 orang, Teknik Otomotif (D3) 32 orang, Pendidikan Teknik Otomotif (S1) 9 orang, Teknik Pertambangan (D3) 19 orang, Teknik Pertambangan (S1 nonkependidikan) 5 orang, Teknik Sipil dan Bangunan (D3) 9 orang, Pendidikan Teknik Bangunan (S1 kependidikan) 12 orang, Tata Busana (D3) 2 orang, Manajemen Perhotelan (D4 nonkependidikan) 2 orang, Pendidikan Tata Rias dan Kecantikan (D4 kependidikan) 3 orang, Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1 kependidikan) 14 orang, Teknik Elektro (D3) 6 orang, Teknik Elektro Industri (D4 nonkependidikan) 9 orang, Pendidikan Teknik Elektro (S1 kependidikan) 5 orang, Teknik Mesin (D3) 8 orang, Pendidikan Teknik Mesin (S1 kependidikan) 3 orang, Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Konsentrasi (PTK) Chief Information Official (CIO) 17 orang, dan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Konsentrasi (S2) 2 orang.
Dari 213 wisudawan, ada 7 orang pemuncak dengan IPK tertinggi 3,77, diraih oleh Melati Rabecca Putri Jurusan Kesejahteran Keluarga dan terendah 3,5 yang diraih oleh Ade Dwinta Jurusan Teknik Sipil, serta pemuncak program S2 PTK dan CIO memperoleh IPK 3,64 diraih oleh Fazarianti.
Dalam kata sambutannya, Prof. Dr. Ganefri, M.Pd., Ph.D. selaku Dekan FT mengatakan bahwa wisudawan FT UNP, khususnya program S1 dan D4 berpeluang besar untuk bisa melanjutkan studinya di Bidang Profesi maupun Magister. Lebih lanjut Ganefri menjelaskan bahwa pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi memberikan kesempatan bagi lulusan D4 dan S1 untuk mengikuti Program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T).
Selain itu, untuk lulusan D3, D4, S1 dan S2 juga berkesempatan untuk bekerja di berbagai perusahaan negeri maupun swasta yang ada di negeri ini. "Aplikasikanlah ilmu yang telah didapatkan dengan cara berkiprah di dunia usaha, industri, dan pendidikan demi kebaikan nusa dan bangsa," tutupnya, Sabtu (7/6). Meri, Neki*
Komentar (0)