Terdapat 12 akses masuk UNP yang tersebar di sekeliling kawasannya. Salah satunya adalah jalan Gang Gurami yang menghubungkan kampus UNP dengan jalan Cendrawasih. Lintasannya melewati gedung lama Unit Pelayanan Praktek Lapangan (UPPL) yang kini dibangun laboratorium Microteaching dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Barat. Berbeda dari akses masuk lainnya, pemakai jalan yang didominasi mahasiswa, diresahkan dengan keadaan jalan yang rusak parah. Selain ruas jalan yang sempit, badan jalan berlubang dan selalu digenangi air.
Firman, mahasiswa Jurusan Geografi TM 2007 mengatakan ketakutannya jika mengendarai motor di sana. Menurutnya, keadaan pun kian parah saat jam sibuk seperti pagi dan jam pulang kuliah karena sesaknya kendaraan yang berjejalan. "Tak hanya menghindari tabrakan, saya juga harus memperhatikan lubang, apalagi ketika hari hujan," ungkapnya, Selasa (15/2). Firman pun berharap perbaikan jalan dapat dilakukan secepatnya.
Hal senada juga dilontarkan, Sri Mardayani mahasiswa Jurusan Fisika TM 2009. Ia merasa terganggu saat berjalan kaki di jalan tersebut, terutama dikala hujan. "Selain menghindari lubang, saya juga harus bersiaga datangnya percikan air dari sepeda motor yang melintas," ujarnya, Rabu (16/2). Tak jarang Sri mencari alternatif jalan lain menuju kampus meski harus menempuh jarak yang lebih jauh.
Menanggapi hal ini, Kepala Sub Bagian Rumah Tangga UNP, Nasaruddin membenarkan kondisi jalan yang memprihatinkan. Kerusakan bukan hanya pada ruas jalan, tetapi juga pada saluran air. Menurutnya, banyaknya pengguna jalan ikut andil dalam menambah kerusakan jalan. Namun, tambah Nasaruddin, perbaikan belum dilakukan karena jalan tersebut berada di luar kuasa UNP. Pasalnya, batas area kepemilikan UNP adalah gedung lama UPPL dan di luar itu adalah areal umum yang merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah (Pemda).
Ia pun menambahkan, pihak kampus sudah pernah mengajukan ke Pemda terkait perbaikan jalan ini namun tak kunjung mendapat balasan sampai sekarang. Saat ini menurut Nasaruddin, UNP masih dalam tahap pembenahan. "Pembenahan lebih dipusatkan pada perbaikan gedung dan fasilitas lain di dalam kampus, masalah jalan ini harus bersabar dulu," ungkapnya, Kamis (24/2). Nova
Komentar (0)