Resimen Mahasiswa (Menwa) Pagaruyung Batalyon 102 Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan Kursus Pembinaan Teritorial dengan tema "Siaga Bencana, sudahkah?" di Teater Tertutup Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP, Sabtu-Minggu (31/5-1/6). Dihadiri oleh (Menwa) se-Sumatera Barat (Sumbar) dan Unit Kegiatan Mahasiswa selingkungan UNP.
Narasumber pada kesempatan ini didatangkan dari Komandan Siaga Tsunami (Kogami) Padang, Tomi Susanto. Ia menjelaskan bahwa bencana adalah rangkaian yang mengganggu kehidupan dan penghidupan manusia baik dari faktor alam maupun nonalam yang menimbulkan korban jiwa. Sedangkan bahaya adalah segala sesuatu yang menimbulkan bencana. Jadi kita harus belajar dari kelengahan, karena Sumbar termasuk daerah yang rawan bencana. Untuk itu, Kogami berkewajiban fokus sebelum terjadinya bencana, menyosialisasikan hal yang sebaiknya dilakukan, edukasi, dan training. "Kita harus turut serta mengedukasikannya," paparnya.
Bambang selaku mantan Komandan Menwa se-Sumbar yang berkesempatan hadir, mengharapkan agar kerjasama antara Menwa dan Kogami dapat berlanjut. "Setidaknya kita dapat melakukan simulasi tsunami sekali setahun," ujarnya.
Sehaimi Zarrin selaku Komandan Satuan Tugas pada kegiatan ini, sangat menyayangkan kurangnya partisipasi dari mahasiswa untuk hadir. "Semoga kedepannya mahasiswa lebih berpartisipasi lagi," harapnya. Wici
Komentar (0)