Perpustakaan Pusat Universitas Negeri Padang (UNP) merupakan salah satu unit pelayanan umum yang disediakan pihak kampus bagi mahasiswa sebagai sarana penunjang perkuliahan. Perpustakaan menjadi pilihan utama mahasiswa saat mencari sumber belajar, ataupun mengerjakan tugas. Namun, sebagai sarana yang sangat penting, pihak perpustakaan belum memberikan pelayanan prima kepada pengunjung. Kenyamanan pengunjung masih jauh dari harapan. Bahkan tidak sedikit pengunjung mengeluhkan pelayanan yang diberikan pustakawan.
Seperti yang dikeluhkan Novebri, Mahasiswa Jurusan Administrasi Pendidikan Tahun Masuk (TM) 2011. Ia mengeluhkan pihak pustakawan yang kurang ramah dalam melayani pengunjung, baik itu saat peminjaman maupun pengembalian buku. Selain itu, menurutnya pustakawan juga kurang tanggap dalam membantu mahasiswa jika ada yang mengalami kesulitan mencari buku-buku yang mereka butuhkan.
Hal senada juga disampaikan Raisya Andhira, Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia TM 2012. Ia mengatakan terkadang pustakawan tidak menghiraukan pengunjung yang ingin meminjam buku. Akibatnya pengunjung menunggu lama di meja peminjaman. "Mudah-mudahan pustakawan dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pengunjung," harapnya, Sabtu (22/2).
Namun, sikap pustakawan seperti itu bukanlah tanpa sebab. Menurut Drs. Yunaldi, M.Si. selaku pustakawan madya, hal tersebut juga berawal dari sikap mahasiswa yang terkadang tidak sesuai dengan aturan perpustakaan. Tidak sedikit pengunjung yang melanggar aturan, misalnya membawa buku-buku dari luar ke dalam perpustakaan, membuat keributan, merobek halaman buku dan skripsi, memakai sandal ke perpustakaan, dan sebagainya. Ketika ditegur dan dinasehati oleh pihak perpustakaan, pengunjung malah mengabaikan teguran tersebut. Hal inilah yang membuat pustakawan menjadi tidak ramah. "Anda sopan kami pun segan," ujarnya, Selasa (18/2).
Menanggapi hal itu, Sutarman Karim, M.Si. selaku Kepala Perpustakaan Pusat mengatakan bahwa pihak perpustakaan sudah berusaha memberikan pelayanan prima kepada pengunjung. Senyum, sapa, dan salam sudah menjadi prinsip pustakawan. Membantu pengunjung menemukan buku, melayani peminjaman dan pengembalian buku, mengingatkan serta menasehati pengunjung jika menyimpang dari aturan, merupakan bentuk pelayanan yang diberikan. "Mudah-mudahan dengan cara ini, pengunjung mengerti dan tidak lagi mengeluhkan pelayanan yang kami berikan," harapnya, Selasa (18/2).
Sutarman juga menambahkan, untuk menjaga kepuasan dan kenyamanan pengunjung, pihak perpustakaan sudah menambah jumlah koleksi buku dan memperbaiki serta menata tata ruang baca bagi mahasiswa yang ingin membaca buku di perpustakaan. Selain itu, untuk melengkapi kebutuhan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas perkuliahan, jaringan wifi di lokasi perpustakaan pusat juga telah disediakan. Oleh sebab itu, Ia berharap agar pustakawan dan pengunjung dapat saling menjaga dan menghargai, saling membenahi diri, serta mematuhi peraturan yang ada sehingga keharmonisan dapat terwujud. "Jika ada pustakawan yang tidak memberikan pelayanan yang baik, pengunjung dapat melaporkan langsung kepada saya," tegasnya, Selasa (18/2). Khadijahnext12
Komentar (0)