"Pendidikan itu membutuhkan peranan generasi muda" ujar Anies Baswedan, Ph.D, Rektor Universitas Paramadina dalam road show ‘Indonesia Mengajar Gerakan Pendidikan Baru’, Sabtu (21/1). Program Indonesia Mengajar yang dimotori Anies, merupakan program yang merekrut anak-anak muda lulusan perguruan tinggi untuk mengabdi sebagai guru di sekolah dasar selama satu tahun.
Anies melanjutkan ‘Gerakan Indonesia Mengajar’ sendiri, menekankan pada masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap aktivitas pendidikan menjadi kesadaran bersama, bukan hanya pemerintah. Kehidupan sosial masyarakat yang kini masih tergolong lemah dalam sektor pendidikan juga membutuhkan uluran tangan dari generasi muda untuk ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. "Sekarang sudah S1 generasi muda yang berdedikasi," ujar Anies. Mereka adalah lulusan Sarjana (S1) atau lulusan Diploma (D3) dari berbagai latar belakang disiplin ilmu. Menurut Anies, meski tidak berasal dari disiplin ilmu pendidikan setiap orang mempunyai jiwa untuk mendidik. "Inilah alasan mengapa semua disiplin ilmu boleh mengabdikan diri pada gerakan ini," ujarnya.
Road Show yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) ini bertujuan untuk mengenalkan makna pendidikan dan juga menjaring minat mahasiswa untuk bergabung dalam kegiatan ‘Indonesia Mengajar’. Salah satu peserta, Vera Vonanda, Mahasiswi jurusan Bahasa dan Sastra Inggris, mengungkapkan ketertarikan terhadap gagasan ‘Indonesia Mengajar’, "Pendidikan memang selayaknya dinikmati oleh semua rakyat Indonesia baik di daerah maupun di perkotaan," ujar Vera. Pri
Komentar (0)