Bertujuan untuk pelatihan angkatan muda, Kops Suka Rela (KRS) Palang Merah Indonesia (PMI) Unit UNP bekerjasama dengan Unit Donor Darah (UDD) memfasilitasi donor darah kepada mahasiswa, Selasa-Rabu (25-26/2). Aksi yang dilaksanakan selama dua hari ini, bertempat di depan Kesekretariatan KSR PMI unit UNP dan di Pendopo FBS serta dibantu oleh 6 petugas dari UDD. Terdapat beberapa persyaratan yang harus dipenuhi mahasiswa jika berkeinginan mendonorkan darahnya. Diantaranya telah berumur 17 tahun, memenuhi berat badan minimal (untuk pria minimal 50 kg, sedangkan untuk wanita minimal 45 kg), dalam keadaan sehat, lulus pemeriksaan kesehatan oleh petugas (minimal untuk tensi 100, dan maksimal 150, sedangkan untuk HB minimal 12.5), tidak tidur terlalu malam, dan harus makan terlebih dahulu.
Sugiarto selaku Ketua Pelaksana mengaku tidak terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Pada hari pertama pelaksanaan terhitung 62 orang sukarelawan yang mendonorkan darahnya, dan pada hari ke dua terhitung sebanyak 71 orang. Mahasiswa jurusan Ilmu Keolahragaan ini juga menambahkan selain seminar donor darah, juga ada beberapa bentuk kepelatihan lainnya bagi angkatan muda, seperti simulasi, pertolongan pertama, penanggulangan bencana, dan lainnya. Ia berharap, "semoga kedepannya angkatan yang lain lebih giat lagi dalam kepelatihan lain yang akan diadakan," harapnya, Selasa (25/2).
Rio Edwardo salah seorang pendonor jurusan Teknologi Pendidikan TM 2009, memberikan tanggapannya mengenai aksi peduli KRS PMI Unit UNP ini. Ia mengatakan bahwa donor darah ini sangat bermanfaat. Selain bertujuan untuk menolong, donor darah ini juga sangat baik untuk kesehatan dan menambah nafsu makan. Donor darah juga berfungsi untuk menukar sel darah dalam tubuh.
Ia juga menambahkan bahwa masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui manfaat dari donor darah ini. Banyak diantara mahasiswa tidak mau mendonorkan darah karena beralasan takut. Menurut mereka jika sudah pernah sekali mendonorkan darah, maka harus rutin mendonorkan darahnya tiga bulan sekali, padahal hal tersebut tidak benar. Ia saja sudah tujuh kali mendonorkan darahnya. "Semoga mahasiswa menyadari manfaat dari donor darah ini," tutupnya, Selasa (25/2). Wici
Komentar (0)