Bertujuan untuk memperingati hari jadi Jurusan Seni Rupa yang ke-50, Himpunan Mahasiswa (Hima) beserta dosen Jurusan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) UNP menyelenggarakan Pameran Nasional dan bazar di galeri FBS, Rabu (18/12). Acara yang bertemakan 50 Tahun Seni Rupa ini dihadiri oleh Dekan FBS, Pembantu Dekan (PD) I, II, dan III, Kepala Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar), Seniman atau Perupa Sumatera Barat, Rektor IS (Institut Seni) Padang Panjang, gurator pameran, Staf Pengajar dan Mahasiswa Seni Rupa.
Drs. Sahwan selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa pameran dan bazar Seni Rupa ini adalah aktivasi penutupan akhir tahun yang dikaitkan dengan ulang tahun Jurusan Seni Rupa. Menurutnya harus ada suatu yang berharga dilahirkan dari aktivasi ini. "Dilihat lagi lebih dalam, lebih kepada introspeksi apa yang sudah, sedang, dan akan dilakukan," tuturnya, Rabu (18/12).
Gurator pada pameran ini, Drs. Muryadi, telah mempersiapkan apa yang terpajang dan terpampang pada pameran. Ia menjelaskan ada empat pokok penilaian pada pameran, yaitu: visualisasi, pesan (bahasa rupa), teknik, dan kebaharuan ide. Ia juga mengatakan bahwa Sumbar adalah peta seni rupa, "Sama seperti Bali dan Jawa," ungkapnya.
Drs. Yahya M.Pd. selaku Ketua Jurusan Seni Rupa juga ikut bersuara. Ia menyampaikan hanya 50 dari 80 lebih karya seni yang berhasil lolos seleksi oleh gurator. Sedangkan pada bazar hanya ada sekitar 10 karya.
Dekan FBS, Prof. Dr. M. Zain M.Hum., membuka sekaligus meresmikan kegiatan ini mengucapkan selamat kepada Jurusan Seni Rupa. "Keberadaan seni rupa telah melalui perjalanan yang panjang," ujarnya. Ia mengatakan dunia tanpa seni adalah dunia yang kering tanpa ada gejolak-gejolak perasaan. Wici*
Komentar (0)