Kota Solok sebagai salah satu daerah otonomi di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki wilayah relatif kecil, ibarat dua sisi mata uang akan dihadapkan pada dua kondisi yang berbeda terkait luas wilayah tersebut. Pada satu sisi wilayah yang kecil akan memperkuat rentang kendali pemerintahan karena setiap wilayah kota Solok akan mudah dicapai oleh pemerintah daerah. Dengan demikian pelayanan publik yang diberikan kepada masyarakat akan dapat dilaksanakan dengan efektif dan efesien.
Ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno dalam acara Rapat Istimewa Paripurna DPRD Kota Solok di Gedung Balai Tigo Baleh, Kamis (16/12). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Sumbar, Walikota, Wakil Walikota Solok, Plh. Kesbangpol Linmas, Drs. Sudirman Gani, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Ir. Surya Dhama Sabirin, utusan Bupati/ Walikota se Sumatera Barat, Kepala SKPD dilingkungan Pemkosolok, tokoh masyarakat
Lebih lanjut Gubernur Irwan Prayitno menyampaikan, mengingat kredit poin tersebut, maka sudah seyogyanya pelaksanaan pembangunan Pemko Solok lebih dititik beratkan pada peningkatan pelayanan publik yang selanjutnya menjadikan Kota Solok sebagai Kota Pelayanan. Hal ini semakin mendukung posisi kewilayahan Kota Solok yang berada pada jalur strategis sebagai urat nadi lalu lintas diwilayah Sumatera Barat bagian Timur sebagai peluang bagi Kota Solok untuk menjadi Kota Perdagangan.
Namun di sisi lain, luas dan posisi wilayah Solok yang kecil tersebut juga menyimpan berbagai permasalahan yang apabila tidak disikapi dengan perencanaan tata ruang yang cerdas akan menjadi faktor penghambat utama kemajuan Kota Solok. Penting juga diingat bahwa kencendrungan yang terjadi pada pemerintah daerah saat ini, perencanaan tata ruang sering hanya ditekan pada aspek panataan ruang dalam bentuk fisik dan visual biasanya menyangkut tata guna lahan, sistem jaringan jalan dan infrastruktur.
Pembangunan fisik sangat penting, namun pembangunan daerah juga menjadi sia-sia apabila pemerintah daerah tidak memberi perhatian lebih pada bagimana pembangunan fisik tersebut benar-benar membawa perubahan kualitas kehidupan bagi masyarakat Kota Solok. Maka aspek-aspek yang berkaitan dengan perencanaan komunitas sosial budaya dan perencanaan sumberdaya juga perlu mendapat perhatian serius sesuai dengan porsinya.
Irwan Prayitno juga mengajak, pembangunan Kota Solok selama tahun terakhir ini telah berhasil meningkatkan berbagai program peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. Hal ini terbukti dengan berbagai penghargaan yang telah diraih baik ditingkat lokal maupun nasional. "Untuk mengembangkan dan kemajuan Kota Solok yang lebih baik lagi, dalam kesempatan ini saya ingin mengingkatkan, binalah hubungan dan kerjasama yang baik antara seluruh pihak agar tercipta keharmonisan dalam penyelenggaraan pemerintahan" harap Irwan, Kamis (16/12)
Komentar (0)