Selain berorasi di depan ketua DPRD Sumbar di halaman Gedung DPRD, peserta aksi juga menampilkan teater dengan tema Tanah Rampasan yang berbicara tentang pelanggaran HAM. Teater singkat tersebut menggambarkan kondisi rakyat yang tertindas karena tanah mereka dirampas oleh para petinggi. Selain itu, aksi dilanjutkan dengan pergelaran panggung rakyat di Taman Melati pada malam harinya.
Menyikapi aksi ini, ketua DPRD Sumbar, H. Ir. Yultekhnil, MM. mengatakan bahwa mereka siap untuk menuntaskan kasus perampasan lahan milik warga. "Saya setuju dengan penuntasan kasus lahan-lahan warga yang dirampas," terang Yultekhnil. Ia juga menambahkan agar semua tuntutan ganti rugi yang dilontarkan harus jelas perkaranya. Selain itu mereka akan mendukung, menerima, dan memfasilitasi dalam pengusutan tuntas kasus pelanggaran HAM yang ada. "Kami juga akan berkoordinasi dan mengomunikasikan langsung dengan walikota," tutupnya. Suci* Sri*
Komentar (0)