Mengusung tema "Ayo Transparan, Terbuka Sajo," Jawa Post Institute of Pro-Otomi (JPIP) mengadakan Workshop Akuntabilitas di Hotel Mercure Padang, Selasa-Rabu (19-20/11). Acara ini dihadiri oleh lembaga-lembaga negara, pemerintah daerah, wartawan, mahasiswa, dan umum.
Ketua Komisi Yudisial Republik Indonesia, Dr. Suparman Marzuki, S.H, M.Si, selaku salah satu pembicara menyampaikan bahwa akuntabilitas di pengadilan benar-benar ada, seperti adanya transparansi dari hakim, pemantauan perundang-undangan, pemeriksaan dan sangsi-sangsi. "Transparansi itu memang ada dan media harus mengetahuinya," ujarnya, Selasa (19/11).
Selaku panitia pelaksana, Taufik mengatakan bahwa acara ini merupakan suatu kampanye dan sosialisasi bergilir yang akan dilaksanakan dengan lembaga-lembaga negara dan wartawan mengenai transparansi lembaga-lembaga negara Indonesia. "Ini merupakan provinsi ke-9 dari 12 provinsi yang akan kami kunjungi," ungkapnya.
Selain itu, Taufik juga berharap agar wartawan lebih transparansi dan bisa dikontak langsung untuk berita-berita yang ada di pemerintahan pusat. "Tidak hanya pemerintahan daerah, lembaga-lembaga negara seharusnya lebih transparansi," tutupnya. Sri*
Komentar (0)