Sebanyak tujuh belas mahasiswi penghuni Asrama Putri (Aspi) UNP tengah sibuk memindahkan barang-barang perlengkapan mereka dari asrama ke sebuah rumah kontrakan, Selasa (08/10). Hal ini dilakukan karena sehari sebelumnya, para mahasiswi yang menempati Asrama yang terletak di dekat FMIPA UNP tersebut memperoleh informasi tentang pelaksanaan renovasi Aspi yang akan dimulai pada tanggal 9 Oktober 2013.
Salah seorang mahasiswi yang tinggal di Aspi, Mutia Azhari Siregar mengatakan bahwa para mahasiswi yang tinggal di Aspi saat sekarang ini tengah sibuk mengemasi barang-barang perlengkapan dan mencari kontrakan untuk tempat tinggal sementara sembari menunggu renovasi Aspi selesai dikerjakan. "Mau tidak mau kami harus mencari kontrakan baru," ujar Mutia, Kamis (10/10).
Sebelumnya, Mutia beserta mahasiswi lain mendapatkan informasi akan dipindahkan ke Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) UNP oleh pihak UNP, namun karena kamar mandi dan loteng Rusunawa banyak mengalami kerusakan, akhirnya rencana pemindahan ke Rusunawa dibatalkan. "Karena tidak layak huni, kami tidak jadi pindah kesana," ungkap Mutia.
Lebih lanjut, Mutia merasa bersyukur dengan pelaksanaan renovasi Aspi. Karena sudah dari empat bulan yang lalu dia tidak mendapatkan informasi yang pasti mengenai pelaksanaan renovasi. "Kami tidak lagi deg-degan menunggu kabar pemindahan," tambahnya.
Menyambung penjelasan Mutia, Rihin Think Nur Nst., selaku ketua Aspi angkatan 2013, mengatakan bahwa tinggal di kontrakkan lebih baik dari pada di Rusunawa karena selain keadaan Rusunawa yang tidak layak, lokasinya juga jauh dari kampus. "Kami memilih tinggal di kontrakan saja," ungkapnya, Kamis (10/10).
Perihal kontrakan, Rihin menyampaikan bahwa rumah kontrakan yang terletak di Komplek Gajah VII, RT 6, RW 6, Air Tawar Barat merupakan kontrakan yang dibayar dengan uang pribadi mahasiswi. Dengan jumlah nominal Rp. 100.000,- perbulannya. Walaupun demikian, pihak UNP tidak berlepas tangan, mereka masih mengizinkan mahasiswi-mahasiswi tersebut untuk menggunakan peralatan yang ada di Aspi. "Kami masih boleh meminjam peralatan Aspi," tambah Rihin.
Menurut keterangan pengelola Aspi, Dra. Elizar Ramli M.Pd, renovasi Aspi akan dilaksanakan selama lebih kurang dua setengah bulan dan menurut rencana renovasi akan selesai pada pertengahan Desember. Selain itu, selama pelaksanaan renovasi berlangsung, mahasiswi-mahasiswi tersebut tidak diperbolehkan tinggal di Aspi. "Selama renovasi, Aspi harus dikosongkan," ujarnya, Senin (7/10)
Komentar (0)