Dalam rangka perayaan Dies Natalis UNP yang ke-59, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) mengadakan Lomba Solo Song yang diselenggarakan di Pendopo FBS, Selasa, (17/9). Sebenarnya acara ini dimulai pukul 09.00 WIB, karena peserta hari ini khusus berasal dari dosen dan pegawai selingkungan UNP, maka acara diundur hingga pukul 14.00 WIB.
Jonai Juanda, S.Pd, salah seorang panitia acara mengatakan jumlah peserta yang ikut dalam lomba ini sebanyak 22 orang. Enam orang diantaranya berasal dari FBS, lima orang dari FIP, empat orang berasal dari FIK, dan sisanya berasal dari Pegawai dan Tata Usaha selingkungan UNP. Dewan juri yang memberikan penilaian dalam lomba ini didatangkan dari luar UNP. Diantaranya Anjar dari penyiar Radio Republik Indonesia (RRI), Mendra sebagai alumni Sendratasik FBS, dan Imran Boer dari dapur rekaman Planet Record Bukittinggi, pencipta lagu Ratu Sikumbang yang berjudul ‘Talambek Pulang’, dan juga alumni Sendratasik TM 1980. "Dengan diangkatnya acara ini, mudah-mudahan setiap peserta dapat menyalurkan bakat seninya", harap Jonai, Selasa (17/9).
Sekitar pukul 18.00, perwakilan dewan juri mengumumkan para pemuncak dalam lomba ini. Untuk kategori putra, harapan pertama diraih oleh nomor lot 07 dengan jumlah nilai 950, juara ketiga diraih oleh nomor lot 10 dengan jumlah nilai 954, juara kedua diraih oleh nomor lot 15 dengan jumlah nilai 960, dan pemuncak kategori putra diraih oleh nomor lot 05 dengan jumlah nilai 962. Sedangkan untuk kategori putri, harapan pertama diraih oleh nomor lot 26 dengan jumlah nilai 953, juara ketiga diraih oleh nomor lot 03 dengan jumlah nilai 955, juara kedua diraih oleh nomor lot 02 dengan jumlah nilai 960, dan pemuncak kategori putra diraih oleh nomor lot 14 dengan jumlah nilai 965.
Essy Maestro, S.Pd, sebagai salah seorang peserta dalam lomba ini sekaligus Pembantu Dekan III FBS mengatakan acara ini sangat bagus dan banyak memberikan manfaat. Karena sudah empat atau lima tahun terakhir UNP tidak memperingati Dies Natalis. Hal ini disebabkan karena pada tahun-tahun sebelumnya perayaan ini bertepatan dengan bulan Ramadhan. "Kegiatan ini sebagai tempat mengekspresikan diri dalam seni" ujarnya. Diharapkan toleransinya kepada dosen maupun mahasiswa yang mengikuti kegiatan perkuliahan selama kegiatan ini berlangsung. Khadijah*, Wici*.
Komentar (0)