Ganto.co - Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM) Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Padang (KM UNP) menyelenggarakan pelantikan Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiswa (Wapresma) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KM UNP periode 2026–2027 di Ruang Sidang Senat Lantai 4 Rektorat UNP, Rabu (11/3).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor UNP, Direktur Kemahasiswaan dan Alumni, Kepala Subdirektorat Kesejahteraan Organisasi Mahasiswa, Pembina MPM KM UNP, Pembina BEM KM UNP, Presma dan Wapresma periode 2025, serta Presma dan Wapresma terpilih periode 2026.
Ketua Umum MPM KM UNP, Muhammad Naufal, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Presma dan Wapresma terpilih, Farid Wajidi dan Arief Salsabila Putra, yang secara resmi telah dilantik dan menerima amanah kepemimpinan dari Presma dan Wapresma sebelumnya,
"Selamat kepada pasangan terpilih yang telah resmi dilantik. Kami berharap setelah pengucapan sumpah jabatan ini, kepengurusan yang baru dapat mencari solusi atas berbagai persoalan serta memberikan langkah yang efektif bagi seluruh keluarga mahasiswa UNP," ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan program kerja yang berorientasi pada aspirasi, advokasi, serta penyelesaian permasalahan mahasiswa secara nyata selama satu tahun masa kepengurusan.
"Segala sesuatu yang berkaitan dengan aspirasi, advokasi, serta penyelesaian masalah mahasiswa harus diwujudkan melalui program kerja yang benar-benar mewakili kepentingan mahasiswa UNP," tambahnya.
Presma KM UNP periode 2025, Muhammad Adli, dalam pidatonya menyampaikan pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari proses keberlanjutan perjuangan mahasiswa.
"Kepemimpinan boleh berganti, tetapi semangat untuk mengabdikan diri kepada kampus dan mahasiswa tidak boleh padam," katanya.
Menurutnya, keberanian dalam memimpin juga harus dibarengi dengan empati serta komitmen menjaga persatuan keluarga mahasiswa, terutama dalam memperjuangkan keadilan.
"Jabatan bukan tentang kekuasaan, tetapi tentang pengabdian dan pengorbanan. Dalam amanah ini ada ribuan harapan, ada aspirasi yang harus disuarakan, dan ada ketidakadilan yang harus diperjuangkan bersama," tuturnya
Komentar (0)