Ganto.co - Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) Kurikulum dan Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP), Universitas Negeri Padang (UNP) menggelar kegiatan Kultum Ramadan (Kurma) pada hari ke-18 Ramadan, Minggu (8/3). Kegiatan ini disiarkan melalui fitur Reels pada platform Instagram dengan mengangkat tema"Ibadah dan Peningkatan Diri: Menjaga Lisan Saat Berpuasa."
Kultum tersebut menghadirkan M. Raihan Fatikawa, mahasiswa Program Studi Teknologi Pendidikan angkatan 2023, sebagai pemateri. Dalam pemaparannya, Raihan menyampaikan bulan Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus secara fisik, tetapi juga tentang memperbaiki hati dan perilaku.
"Ramadan bukan hanya soal ibadah fisik, melainkan juga ibadah hati. Allah SWT tidak membutuhkan rasa lapar dan haus kita, tetapi menginginkan perubahan dalam diri kita," ujarnya.
Raihan menjelaskan salah satu perbuatan yang sering dianggap sepele saat menjalankan ibadah puasa adalah gibah. Menurutnya, banyak orang yang menganggap gibah sebagai hal biasa dalam percakapan sehari-hari.
"Sering kali gibah dianggap hanya sebagai cerita biasa atau obrolan ringan. Padahal, bisa jadi satu kata yang kita ucapkan hari ini menjadi penyebab seseorang menangis di malam hari. Mungkin kita lupa dengan perkataan kita, tetapi Allah tidak pernah lupa," jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh umat Muslim untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk meningkatkan amal ibadah dan memperbaiki diri.
"Mungkin Ramadan kali ini menjadi Ramadan terakhir bagi kita, atau bahkan menjadi kesempatan terakhir untuk memperbaiki diri. Oleh karena itu, mari kita berlomba-lomba dalam mencari pahala di bulan yang penuh berkah ini," ungkapnya.
Di akhir pemaparannya, Raihan mengajak seluruh umat Muslim untuk menjadikan bulan Ramadan sebagai titik awal dalam membiasakan diri berkata baik serta menjaga sikap kepada sesama.
"Semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita, menerima amal ibadah kita, dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa," tutupnya.
Komentar (0)