Ganto.co - Di tengah dinamika Pemilihan Raya Mahasiswa (Pemira) Universitas Negeri Padang (UNP), Presiden Mahasiswa Muhammad Adli menyampaikan klarifikasi atas tudingan yang menyebut dirinya terlibat dalam aktivitas kampanye. Ia menegaskan bahwa sebagai pimpinan mahasiswa, dirinya tetap menjaga netralitas dan tidak berpihak pada pasangan calon manapun, Senin (9/3).
Adli mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah terlibat ataupun berpihak pada salah satu pasangan calon dalam proses tersebut.
"Sebagai Presiden Mahasiswa, saya menjunjung tinggi prinsip netralitas, integritas, dan etika kepemimpinan dalam ruang demokrasi kampus. Oleh karena itu, saya nyatakan secara tegas tidak pernah terlibat, mengarahkan, ataupun berpihak pada aktivitas kampanye kepada salah satu pasangan calon dalam proses demokrasi mahasiswa," bantahnya saat dikonfirmasi Ganto, Senin (9/3).
Adli juga menyatakan bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tidak pernah terlibat dalam kegiatan kampanye.
"Saya turut mengklarifikasi bahwasanya BEM KM UNP tidak pernah terlibat dalam Pemira," ungkapnya.
Adli juga menilai tudingan yang beredar sebagai informasi yang tidak benar serta mencederai etika demokrasi mahasiswa.
"Segala bentuk tuduhan yang menyatakan bahwa saya terlibat dalam kampanye adalah tidak benar dan merupakan bentuk fitnah yang mencederai etika demokrasi serta integritas kepemimpinan mahasiswa," jelasnya.
Lebih lanjut, Adli mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap bersikap dewasa dalam menyikapi dinamika Pemira.
"Saya mengajak seluruh mahasiswa untuk tetap menjaga kedewasaan dalam berdemokrasi, menghormati proses yang berjalan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya," tutupnya.
Komentar (0)