Ganto.co - Beredarnya informasi mengenai flyer (pamflet) salah satu pasangan calon (paslon) Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Universitas Negeri Padang (UNP) yang diduga ditimpa oleh flyer paslon lain menuai tanggapan dari kedua belah pihak.
Muhammad Rizki, calon Presiden Mahasiswa nomor urut satu, membantah keterlibatan timnya dalam dugaan penimpaan tersebut.
"Penimpaan flyer itu, kami dari pihak 01 tidak pernah menimpa, apalagi memerintahkan untuk menimpa flyer tersebut," bantahnya saat dikonfirmasi Ganto, Selasa (3/3).
Rizki menduga tindakan tersebut dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Menurut saya, ada pihak luar (eksternal) yang tidak bertanggung jawab atas perbuatan tersebut," ujarnya.
Farid Wajidi, calon Presiden Mahasiswa nomor urut dua, mengaku menyayangkan peristiwa tersebut. Ia menilai kampus seharusnya menjadi ruang intelektual yang menjunjung tinggi etika dalam berkompetisi.
"Saya pribadi tentu merasa cukup kecewa melihat kejadian ini. Kampus adalah ruang intelektual yang seharusnya menjunjung tinggi etika, adab, dan kedewasaan dalam berkompetisi, bukan menjadi tempat berkompetisi yang tidak sehat," kata Farid.
Farid menyebut pihaknya telah melakukan tindak lanjut dengan melaporkan kejadian tersebut kepada Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).
"Terkait ini, kami telah menyampaikan laporan secara lisan kepada Panwaslu sebagai bentuk ikhtiar menjaga proses tetap berjalan sesuai aturan dan koridor yang berlaku," ungkapnya.
Ia juga berharap seluruh civitas akademika dapat menjaga suasana pemilu tetap kondusif.
"Harapan saya, seluruh pihak dapat menahan diri, mengedepankan adu gagasan daripada adu tindakan, serta bersama-sama menciptakan suasana pemilu yang sehat, bermartabat, dan mencerdaskan," tutupnya.
Komentar (0)