Ganto.co - Terdapat di beberapa Fakultas Universitas Negeri Padang (UNP) lebih tepatnya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK), Fakultas Ilmu Sosial (FIS) adanya salah satu flyer (pamflet) pasangan calon (paslon) ditimpa oleh flyer paslon lain, Senin (2/3).
Farhan Pramudya, mantan Ketua Umum Wadah Pengkajian dan Pengembangan Sosial Politik (WP2SOSPOL) tahun 2023, sekarang menjabat sebagai Ketua Pengurus Komisariat (PK) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Universitas Negeri Padang) KAMMI UNP memberikan tanggapannya terkait hal tersebut.
"Jika ditanya fair atau tidak yang jelas tidak karena sudah melanggar pasal 42 ayat 1 UU KM UNP Nomor 2 tahun 2026. Tanpa dijelaskan juga secara spesifik pun bisa diketahui kalau menimpali poster lawan dengan poster kita, sementara masih ada space kosong," ungkapnya
Menurutnya, kompetisi seharusnya menjadi ruang pembuktian kualitas, bukan justru membatasi perbandingan ide di ruang publik.
"Artinya takut visi misi gagasan lawan dibaca orang dan takut dibandingkan dengan dia. Logikanya sama saja dia cuma mau bertarung tunggal tanpa lawan," jelasnya.
Farhan juga menyinggung soal kepemimpinan yang tidak cukup hanya dengan retorika
"Seorang pemimpin sejati ia tidak akan pernah memadamkan api orang lain untuk bersinar terang karena ia tahu hal apa yang dia lakukan untuk lebih terang secara terhormat," tanggapnya.
Lebih lanjut, Farhan menilai persoalan ini bukan hanya soal teknis kampanye, melainkan menyentuh aspek etika dan jiwa kompetisi.
"Secara etika politik dan jiwa ksatrianya untuk bertarung sudah bermasalah," tuturnya.
Farhan pun berharap kontestasi di lingkungan kampus tetap berada pada koridor akademik. Baginya, demokrasi mahasiswa seharusnya menjadi ruang pertukaran gagasan yang sehat dan bernuansa intelektual.
"Besar harapan saya juga bahwa demokrasi kampus harus dihidupkan dengan suasana akademik, membawa suasana keilmuan melalui peran ide dan gagasan," harapnya.
Fauzan Oktavionda selaku Ketua Panitia Pemilihan Umum (PPU) Pemilu Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Negeri Padang (UNP) menegaskan bahwa langkah investigasi akan ditempuh untuk memastikan kebenaran dugaan pelanggaran tersebut
Komentar (0)