Ganto.co - Kedua pasangan calon (paslon) Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (KM) Universitas Negeri Padang (UNP) 2026 resmi memaparkan visi dan misi dalam Kampanye Dialogis yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) KM UNP bekerja sama dengan Panitia Pemilihan Umum (PPU) BEM KM UNP 2026 di Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Senin (2/3).
Paslon nomor urut satu, Muhammad Rizki dan Ridho Yuli Asmoro, mengusung visi bertajuk #TitikBalik. Rizki menyampaikan bahwa visi tersebut lahir dari refleksi terhadap arah gerak BEM KM UNP.
"Kami ingin menjadikan momentum #TitikBalik sebagai langkah untuk mengembalikan esensi BEM KM UNP sebagai pusat solusi yang kolaboratif dan inklusif bagi seluruh KM UNP, serta sebagai motor pergerakan mahasiswa yang progresif dan berdampak nyata," ujar Rizki.
Ia menegaskan BEM harus hadir sebagai solusi konkret, bukan sekadar simbol organisasi.
"BEM tidak boleh hanya menjadi tempat seremonial. Kami ingin memastikan setiap program benar-benar menjawab kebutuhan mahasiswa," tambahnya.
Ridho kemudian memaparkan lima misi utama yang akan menjadi arah kerja mereka selama satu periode ke depan.
"Kami akan membangun tata kelola BEM yang inklusif dan transparan, menghadirkan advokasi berbasis data dan solusi nyata, serta menciptakan ekosistem pergerakan mahasiswa yang progresif dan berdampak," jelas Ridho.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pengembangan kapasitas mahasiswa.
"Kolaborasi strategis hingga tingkat nasional dan internasional perlu diperkuat, dan pengembangan kompetensi mahasiswa harus menjadi prioritas agar siap menghadapi tantangan global," katanya.
Selanjutnya, paslon nomor urut dua, Farid Wajidi dan Arief Salsabila Putra, mengusung visi #SerentakBerdampak yang berfokus pada kesejahteraan mahasiswa secara menyeluruh.
"Kami ingin mewujudkan BEM KM UNP yang serentak berdampak dalam kesejahteraan mahasiswa yang inklusif, progresif, dan adaptif untuk kemajuan UNP dan Indonesia yang berkelanjutan," ujar Farid.
Farid menambahkan keberadaan BEM harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.
"BEM harus menjadi rumah bersama yang profesional, harmonis, dan representatif bagi seluruh lapisan mahasiswa," ungkapnya.
Arief turut menjelaskan lima misi yang akan mereka jalankan.
"Kami akan memperkuat fungsi advokasi yang aspiratif dan progresif, mengoptimalkan kaderisasi serta kepemimpinan mahasiswa yang berintegritas, dan mendorong kolaborasi sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat," jelas Arief
Komentar (0)