Jembatan darurat Anduriang, Kecamatan Kayutanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan tidak bisa dilewati, akibat tingginya curah hujan beberapa hari terakhir, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan penggunaan jalan. Senin (16/2).
Peristiwa ini diduga terjadi akibat kondisi struktur jembatan yang sebelumnya telah roboh karena sudah tua dan melemah, diperparah oleh tingginya curah hujan serta galodo yang terjadi beberapa waktu silam.
Dalam video unggahannya, Yulinas mengatakan bahwa jembatan darurat yang dibangun sebulan yang lalu kembali tenggelam.
"Jembatan sementara yang dibangun warga sebulan lalu kembali tidak bisa dilewati. Bagaimana cara kami pulang ini," ucap salah satu pengguna jalan pada unggahan videonya.
Hal serupa dirasakan oleh pengguna jalan, Larras, ia berharap pemerintah bisa cepat menangani kasus tersebut.
"Saya merasa terganggu dan khawatir akibat ambruknya jembatan ini. Banyak warga yang harus berputar arah jalan dengan jarak yang lebih jauh, sehingga waktu tempuh menjadi lebih lama. Saya berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen agar aktifitas sehari-hari kembali lancar," Ucapnya.
Komentar (0)