Ganto.co - Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Sumatera Barat (Sumbar), resmi laksanakan aksi dengan tema "Seruan Aksi Gelap Gulita Pendidikan Indonesia", di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, Kamis (12/2).
Presiden Mahasiswa BEM KM Universitas Negeri Padang (UNP) Muhammad Adli, mengungkapkan seruan aksi Gelap Gulita Pendidikan Indonesia ini, berangkat dari pendidikan yang merupakan amanat dari Landasan Konstitusional yaitu Undang Undang Dasar (UUD) 1945 yang sudah tidak diprioritaskan lagi.
"Aksi ini terkait dengan pendidikan yang katanya adalah Landasan Konstitusional. Maka kita berangkat dari situ, tanpa adanya pendidikan, Indonesia ini akan gelap," ungkapnya.
Maha Fajar Nusantara, Mentri Luar Negeri Universitas Putera Indonesia Yayasan Perguruan Tinggi Komputer (UPI YPTK) yang merupakan bagaian dari demonstran, mengatakan bahwa aksi Gelap Gulita Pendidikan Indonesia ini sebagai bentuk seruan tentang kualitas dari suatu bangsa.
"Kita ketahui bahwa pendidikan itu merupakan satu variabel. Satu variabel yang menunjukkan kualitas suatu bangsa," pungkasnya.
Ia juga mengatakan bahwa aksi demontrasi ini bertujuan untuk mengembalikan pendidikan sebagai prioritas utama seperti semulanya.
"Seperti yang kita lihat saat ini pendidikan yang ada di negeri kita ini sudah mencapai titik cemas, bahkan titik gelap. Inilah yang menginisiasi kita sebagai mahasiswa, sebagai masyarakat untuk mengembalikan pendidikan selayaknya pendidikan yang ada," lanjutnya.
Sebagai penutup, ia berharap agar pemerintah lebih memperhatikan pendidikan, sehingga dapat mewujudkan Indonesia Emas 2045 nantinya.
"Harapan saya untuk pendidikan yang ada di Indonesia yakni, segala aspek pendidikan perlu dibenahi, mulai dari infrastruktur, kurikulum dan segala keperluan pendidikan. Dari situlah kita dapat mencapai istilah Indonesia Emas tadi," tutupnya.
Komentar (0)