Aliansi Mahasiswa Menjemput Kewarasan melakukan audiensi dengan Wakil Rektor (WR) I Universitas Negeri Padang (UNP) terkait perpanjangan yudisium dan kebijakan biaya pas foto wisuda di Ruang Wakil Rektor I, Senin (9/2).
Perwakilan Aliansi Mahasiswa Menjemput Kewarasan, Hudmi, menyampaikan bahwa banyak calon wisudawan meminta perpanjangan yudisium karena telah memenuhi syarat administrasi, namun terkendala sistem akademik. Ia juga menyoroti biaya pas foto wisuda yang dinilai memberatkan mahasiswa.
"Banyak teman-teman seangkatan meminta perpanjangan waktu pendaftaran yudisium dan mengeluhkan biaya pas foto wisuda. Menurut mereka, Rp85 ribu ini sangat mahal," ujarnya.
Wakil Rektor I UNP, Refnaldi, mempertanyakan kewajiban kebijakan pas foto wisuda yang dipersoalkan mahasiswa.
"Foto wisuda itu wajib? Wakil Rektor II juga telah mengatakan bahwa hal ini tidak wajib," katanya.
Hudmi menjelaskan bahwa terdapat perbedaan antara aturan tertulis dan praktik di lapangan, khususnya di tingkat fakultas.
"Secara aturan memang tidak diwajibkan, tapi implementasinya diwajibkan. Walaupun foto di luar, tetap harus membayar hanya untuk unggah data," jelasnya.
Refnaldi menegaskan bahwa berdasarkan edaran yang berlaku, pas foto wisuda tidak bersifat wajib.
"Karena sudah ada edaran, sudah dipastikan tidak wajib," ungkapnya.
Presiden Mahasiswa UNP, Muhammad Adli, turut meminta pihak rektorat segera merilis penegasan resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman di kalangan mahasiswa.
"Terkait foto ini sebelumnya sudah dilakukan audiensi dan kami meminta solusi agar teman-teman tidak menunggu lagi," tuturnya.
Hudmi juga menyoroti perbedaan implementasi kebijakan yudisium di tiap fakultas yang dinilai menyulitkan mahasiswa.
"Implementasi aturan di tiap fakultas berbeda-beda, jadi sistemnya berbelit-belit," tambahnya.
Refnaldi menanggapi bahwa pihak rektorat akan memperpanjang pendaftaran yudisium bagi mahasiswa yang telah memenuhi persyaratan administrasi.
"Kalau sudah lengkap suratnya, tinggal diperpanjang saja. Namun, kami tidak menjamin ijazah keluar dengan cepat," tegasnya.
Direktur Akademik UNP, Abror, menyampaikan bahwa pendaftaran yudisium kembali dibuka hingga pukul 23.59 WIB pada hari yang sama.
"Hari ini kita buka kembali pendaftaran sampai 23.59 WIB. Jika SK yudisium 18 Februari, dipastikan bisa mendapatkan ijazah," tutupnya.
Komentar (0)