Ganto.co - Tim Departemen Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Padang (UNP) melaksanakan Program Mahasiswa Berdampak bertajuk Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026 yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program ini akan dilaksanakan selama 20 hari di Jorong Sigiran, Nagari Malalak Utara, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, dan secara resmi dipaparkan di Ruang Sidang Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP, Jumat (6/2).
Program ini melibatkan 50 mahasiswa Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) PGSD Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNP dan dibimbing oleh dosen PGSD, Dr. Adrias.
Dr. Adrias menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam program ini diharapkan mampu mendorong praktik pembelajaran sosial yang aplikatif di tengah masyarakat.
"Mahasiswa tidak hanya berkontribusi pada kegiatan pemberdayaan, tetapi juga menguatkan kompetensi komunikasi, fasilitasi, serta penyusunan materi edukasi yang kontekstual sesuai dengan kebutuhan masyarakat sasaran," ujarnya.

Ia menambahkan, fokus utama program ini adalah penguatan manajemen risiko bencana melalui pengembangan dan pemanfaatan modul edukasi digital dengan menggandeng kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Karang Taruna sebagai mitra di tingkat lokal.
"Fokus program adalah manajemen risiko bencana melalui modul edukasi digital di wilayah terdampak Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam, dengan mitra program PKK dan Karang Taruna," jelasnya.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNP, Prof. Anton Komaini, menilai program ini selaras dengan kondisi Sumatera Barat yang dalam beberapa waktu terakhir terdampak berbagai bencana.
"Melalui Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026, kami bersyukur UNP menjadi salah satu perguruan tinggi yang memperoleh pendanaan. Penguatan kapasitas PKK dan Karang Taruna melalui edukasi diharapkan dapat meningkatkan kesiapsiagaan warga dalam manajemen risiko bencana," katanya.

Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, Prof. Afdal, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan UNP, menegaskan program tersebut merupakan bagian dari komitmen FIP UNP dalam mendorong dosen dan mahasiswa untuk hadir dan berkontribusi di tengah masyarakat
Komentar (0)