Ganto.co - Asosiasi Pers Mahasiswa (ASPEM) Sumatera Barat menggelar sosialisasi MoU antara Dewan Pers dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Universitas Andalas (UNAND), sekaligus penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara ASPEM dan UNAND. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Kemahasiswaan UNAND, Kamis (29/1), dan diikuti sejumlah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) se-Sumatera Barat.
Direktur Kemahasiswaan UNAND, Dendi Adi Saputra, menyampaikan kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan soft skill jurnalis mahasiswa.
"Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan soft skill jurnalis mahasiswa yang ke depannya bisa menjadi jurnalis di media besar. Kami dari Direktorat Kemahasiswaan dan Humas siap mendukung dari segi anggaran, tenaga, dan sumber daya manusia sesuai kesepakatan," ujarnya.
Dendi menegaskan komitmen Universitas Andalas dalam mendukung keberlangsungan pers mahasiswa, baik melalui kebijakan kampus maupun dukungan sumber daya.
"Kami berkomitmen mendukung pers mahasiswa melalui kerja sama ini agar pelaksanaannya lebih terarah dan memberikan dampak maksimal," tambahnya.
Kepala Kantor Humas UNAND, Hary Efendi, menilai kerja sama tersebut penting dalam memperkuat tradisi menulis dan keberlanjutan pers mahasiswa di lingkungan kampus.
"Banyak jurnalis hari ini lahir dari pers kampus. Kalian sudah memulai dari awal, dan ini menjadi kesempatan besar untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional," katanya.
Koordinator Advokasi ASPEM Sumatera Barat, Rangga Zalmahendra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU antara Dewan Pers dan Kemendikbudristek yang ditandatangani pada 2024.
"UNAND menjadi kampus pertama yang melakukan tindak lanjut secara konkret. Ini membuka ruang dialog, check and balance, serta penguatan ekosistem pers mahasiswa secara berkelanjutan," ujarnya.
Rangga berharap kerja sama tersebut dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Sumatera Barat serta mendorong lahirnya pers mahasiswa yang lebih kompeten dan profesional.
"Kerja sama ini diharapkan membuka pintu dialog di kampus lain dan melahirkan pers mahasiswa yang lebih kuat di bidang jurnalistik," tutupnya.
Komentar (0)