Ganto.co - Fenomena alam berupa sinkhole atau lubang ambles muncul di area persawahan warga Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Minggu (11/1). Lubang yang terisi air berwarna kebiruan dan oleh warga disebut "Telaga Biru" itu terbentuk secara tiba-tiba di tengah kawasan pertanian dan menimbulkan kekhawatiran akan potensi amblesan susulan.
Pemilik lahan, Adral Mios, mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya. Ia menyebut tanah sawah amblas secara mendadak dan langsung terisi air.
"Kejadiannya hari Minggu sekitar jam 11 siang. Tiba-tiba tanah di sawah amblas dan langsung terisi air," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Adral menjelaskan, kondisi sawah saat itu baru selesai panen dan tengah dipersiapkan untuk kembali diolah. Namun, sebelum proses pembajakan dilakukan, lahan tersebut lebih dahulu amblas.
"Sawah itu sudah panen dan rencananya mau dibajak, tapi belum sempat dibajak tanahnya sudah amblas," katanya.
Ia mengaku peristiwa tersebut berdampak langsung pada kondisi ekonominya. Lahan yang sebelumnya menjadi sumber penghidupan kini tidak dapat digunakan untuk musim tanam berikutnya.
"Sekarang sawah itu tidak bisa dibajak lagi. Otomatis kami rugi karena tidak bisa menanam untuk musim berikutnya," ujarnya.
Selain kerugian materi, Adral juga menyampaikan kekhawatiran akan kemungkinan terjadinya amblesan lanjutan. Meski sebagian lahan di sekitar lokasi masih dapat digarap, ia mengaku belum berani mengolah sawah sebelum ada kepastian penanganan dari pihak berwenang.
"Sebenarnya sawah di sekitar sini masih bisa digarap, tapi kalau belum ada jawaban dari pemerintah kami masih takut, khawatir terjadi sinkhole lagi," tuturnya.
Anggota Linmas setempat, Zainal Putra, mengatakan ramainya warga dan pengunjung yang datang ke lokasi membuat pihak kepolisian mengeluarkan imbauan keselamatan. Menurutnya, Kapolsek setempat meminta agar area sekitar sinkhole dipasangi pembatas karena dikhawatirkan terjadi runtuhan susulan.
"Karena pengunjung terlalu ramai dan dikhawatirkan bisa terjadi runtuhan susulan, maka dipasang pembatas dan garis polisi di sekitar sinkhole," ujarnya.
Zainal menjelaskan, ukuran sinkhole terus mengalami perubahan sejak pertama kali muncul. Kedalaman lubang diperkirakan mencapai 8 hingga 10 meter, sementara lebarnya terus bertambah.
"Awalnya lebarnya sekitar dua meter, sekarang sudah melebar sampai kurang lebih sembilan meter," katanya
Komentar (0)