Ganto.co - Festival Nan Jombang Tgl3 kembali digelar sebagai penanda 13 tahun perjalanan festival sekaligus 43 tahun proses berkesenian Nan Jombang Dance Company. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (3/1) di Gedung Manti Menuik, Ladang Tari Nan Jombang, Kota Padang.
Festival yang dibuka untuk umum ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat,Syaiful Bahri, SP, MM, beserta sejumlah tamu undangan lainnya. Acara ini menjadi ruang apresiasi seni tari sekaligus wadah pembinaan generasi muda melalui kebudayaan.
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat,Syaiful Bahri, menyampaikan bahwa Festival Nan Jombang memberikan dampak positif, khususnya bagi generasi muda dalam pembentukan karakter berbasis budaya.
"Salah satu dampak positif bagi anak-anak muda kita adalah pembentukan karakter. Karakter bangsa itu dimulai dari kebudayaan, dan dengan adanya kegiatan seperti ini kami dari Dinas Kebudayaan merasa sangat terbantu," ungkapnya.
Ia juga menilai Nan Jombang Dance Company telah mandiri secara manajemen dan pemikiran, sehingga pihaknya memberikan ruang kebebasan dalam berkarya tanpa intervensi berlebihan.
"Nan Jombang sudah mandiri, baik dari segi anggaran maupun manajemen. Jika kami terlalu ikut campur, justru bisa menghilangkan kemerdekaan dan kreativitas mereka. Namun dukungan tetap kami berikan, dan setiap ada undangan, saya selalu berusaha hadir," ujarnya.
Syaiful berharap Festival Nan Jombang dapat terus bertahan dan berkembang secara berkelanjutan dengan menjaga harmonisasi bersama sponsor dan donatur.
"Bertahan saja sudah sangat bagus. Mereka mampu menjaga hubungan dengan sponsor dan donatur. Jika ada keraguan dari pihak pendukung, kami siap merekomendasikan bahwa Nan Jombang benar-benar merepresentasikan budaya Minangkabau dan mampu membentuk karakter bangsa," tambahnya.
Salah satu pengunjung sekaligus orang tua peserta, Fitrah Eliba, mengaku terkesan dengan penyelenggaraan Festival Nan Jombang Tgl3. Ia menilai kegiatan ini penting untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
"Kesan saya sangat baik. Ini sangat bagus untuk terus dibina, baik bagi anak-anak sanggar maupun sebagai festival yang berkelanjutan. Kalau bisa, benar-benar diangkat hingga ke tingkat internasional," tuturnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa festival ini mendorong minatnya untuk memperdalam pengetahuan tentang seni, khususnya seni Minangkabau.
"Setelah menyaksikan festival ini, saya jadi ingin menambah wawasan tentang seni, terutama seni tari Minangkabau. Ini sangat bagus dalam mengangkat dan melestarikan tari-tari tradisional," ungkapnya.
Komentar (0)