Ganto.co - SAWAHLUNTO – Semangat kepedulian dan solidaritas ditunjukkan oleh mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Negeri Padang (UNP) Kota Sawahlunto. Mereka sukses menggelar aksi kemanusiaan dengan mengirimkan tim relawan diantaranya 38 orang mahasiswa dan sejumlah dosen pendamping beserta logistik bantuan bagi masyarakat yang terdampak bencana alam di Sumatera Barat, khususnya di wilayah Palembayan dan sekitarnya pada Kamis, 5 Desember 2025.
Aksi peduli ini diawali dengan pembukaan donasi yang berlangsung selama lima hari penuh, terhitung sejak 29 November hingga 03 Desember 2025. Mahasiswa mengajak masyarakat berpartisipasi dengan menyumbang dalam bentuk uang tunai, sembako, maupun pakaian layak pakai.
Dari inisiatif ini, tim relawan berhasil mengumpulkan uang tunai sebesar Rp29.900.000 (Dua Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Ribu Rupiah). Seluruh dana tersebut kemudian dialihkan sepenuhnya dalam bentuk sembako (sembilan bahan pokok) untuk memaksimalkan manfaat bagi para korban. Selain itu, mereka juga membawa sejumlah besar pakaian layak pakai.
Untuk memastikan kelancaran dan ketepatan sasaran penyaluran, tim relawan didampingi dosen pendamping. Dosen yang turut serta adalah Fitri Nauli, M.T. dan Andri Van Deni, M.T., serta didukung oleh satu tenaga kependidikan Sekolah Vokasi, Antoni Juli Putra, A.Ma. Lokasi utama penyaluran bantuan ini difokuskan di Palembayan dan sekitarnya, yang merupakan daerah terdampak parah.
Nabil Mas'ud, salah seorang mahasiswa peserta kegiatan, menyatakan bahwa aksi ini adalah murni dorongan solidaritas.
"Ini adalah bentuk solidaritas mahasiswa terhadap korban bencana yang terjadi di Sumatera Barat. Kami berharap bantuan ini, baik sembako maupun pakaian layak pakai, dapat mengurangi kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh saudara-saudara kami di Palembayan dan sekitarnya," ujar Nabil.
Sementara itu, sebagai pendamping kegiatan, Fitri Nauli, M.T., menekankan pentingnya dukungan terhadap inisiatif mahasiswa.
"Semangat mahasiswa dalam berkontribusi melakukan penggalangan dana dan menyalurkan bantuan harus didukung penuh. Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan dengan inisiatif dan semangat kemanusiaan yang tinggi dari generasi muda," jelasnya.
Komentar (0)