Ganto.co - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali melanda kabupaten Aceh Singkil dalam sepekan terakhir. Sejumlah SPBU di wilayah tersebut sering mengalami kehabisan Stok BBM sehingga antrean panjang tak terhindarkan dan warga terpaksa membeli BBM eceran.
Kelangkaan BBM ini membuat harga minyak eceran Pertalite melonjak tajam. di pinggir jalan, penjual menjual BBM satu botol ukuran 1 liter seharga Rp50.000–Rp70.000, naik dua kali lipat dari harga sebelumnya yang hanya Rp. 20.000.
Sifa, salah satu pengendara membenarkan bahwa ia membeli minyak eceran seharga Rp. 70.000.
"Saya hendak pulang kampung, tapi karena di SPBU antrean panjang dan belum tentu juga mendapatkan minyak saya terpaksa membeli minyak eceran seharga Rp 70.000." ucapnya.
Keluhan serupa disampaikan oleh tiara, salah satu pengendara yang mengantre sejak siang hingga malam.
"Saya sudah mengantre di SPBU, namun ketika hampir sampai di bagian saya, tiba-tiba minyak habis. Terpaksa saya putar balik pulang, namun bensin motor sudah habis, dari pada mogok di jalan terpaksa saya beli minyak eceran seharga Rp.50.000" ucapnya.
Penjual minyak eceran, (SY) menyebutkan minyak yang ia jual adalah minyak simpanan sebelum pandemi BBM langka.
"Saya menjual minyak sisa penjualan sebelum BBM langka, biasanya kami boleh membeli minyak dengan jirigen namun sekarang tidak diperbolehkan" ucapnya.
Komentar (0)