Ganto.co - Banjir yang melanda Kota Padang Sumatera Barat menyebabkan sekitar 200 warga mengungsi ke masjid Al-Azhar Universitas Negeri Padang (UNP). Pengungsi tersebut terdiri atas mahasiswa/mahasiswi dan didominasi oleh warga yang tinggal di Asrama Yonif 133 Yudha Sakti (YS) Air Tawar, Padang Utara, Sumatera Barat. Jumat (28/11).
Selain masjid Al-Azhar, gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) dan masjid Al-Hijrah Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) juga menjadi tempat mahasiswa dan warga mengungsi.
Marina, salah satu pengungsi di masjid Al-Azhar mengatakan baru pertama kali merasakan mengungsi dan langsung diarahkan ke masjid Al-Azhar
"Pukul 10 air sudah masuk menggenangi kos, kami langsung pergi ketempat evakuasi dan diarahkan oleh pihak Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) ke Masjid Al-Azhar UNP,"ungkapnya.
Presiden Mahasiswa UNP, Muhammad Adli, menyebutkan bahwa pengungsi berjumlah sekitar 200 orang dan berasal dari Jalan Gajah, Jalan Patenggangan dan warga asrama TNI.
"Untuk pengungsi dari mahasiswa sebanyak 137 orang berasal dari Jalan Gajah, indekos sekitar UNP dan puluhan pengungsi lainnya merupakan warga asrama TNI, Air Tawar Padang," ujarnya.
Adly juga menjelaskan ada beberapa upaya yang akan dilakukan kampus untuk memfasilitasi mahasiswa di tengah bencana ini
"Kita berusaha saling bantu atas nama kebersamaan, selain itu kita akan maksimalkan lagi penyeluruhan logistik yang masih kurang sejak tadi malam," jelasnya.
Komentar (0)